Sabtu 13 Agustus 2022, 18:35 WIB

Buronan KPK dan Kejaksaan Agung Surya Darmadi Akan ke Indonesia

Fachri Audhia Hafiez | Politik dan Hukum
Buronan KPK dan Kejaksaan Agung Surya Darmadi Akan ke Indonesia

Dok.MI
Surya Darmadi

 

TERSANGKA kasus korupsi penguasaan lahan sawit Surya Darmadi akan kembali ke Indonesia. Darmadi bakal bawa bukti untuk membantah dugaan korupsi yang disangkakan kepadanya.

"Pak Surya Darmadi juga bertanya, apa iya kerugian negara Rp78 triliun. Saya aja tidak pernah lihat uang segitu, apa dasarnya dan salahnya. Makanya akan dia akan menjelaskan," kata kuasa hukum Surya Darmadi, Juniver Girsang, melalui keterangan tertulis, hari ini

Juniver mengeklaim Darmadi merupakan pembayar pajak yang patuh dan membuka lapangan kerja untuk puluhan ribu pegawai. Menurut keluarganya, kata dia, Darmadi merupakan salah satu pembayar terbesar di Indonesia.

"Karena itu, Surya Darmadi pun elah mempersiapkan seluruh data dan dokumen yang berisikan fakta hukum agar bisa melakukan pembelaan diri," ucap Juniver.

Darmadi bakal kembali ke Indonesia pada Minggu, 14 Agustus 2022. Ia siap diperiksa penyidik Kejaksaan Agung pada Senin, 15 Agustus 2022. Ia dipastikan bakal memberikan keterangan detail kepada penyidik terkait kasus hukum yang menjeratnya.

Surya Darmadi merupakan pemilik Duta Palma Group, yang ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi penguasaan lahan sawit karena merugikan negara mencapai Rp78 triliun. Selain Surya Darmadi, mantan Bupati Indragiri Hulu Raja Thamsir Rahman (RTR) juga ditetapkan sebagai tersangka.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Kejaksaan Agung sama-sama sedang memburu DPO buronan kelas kakap tersebut.

Sebelumnya, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah mengatakan pihaknya akan memproses Surya Darmadi secara in absentia. Upaya itu dilakukan karena hingga kini penyidik belum dapat menghadirkan Surya Darmadi.

Berdasarkan informasi dari National Central Bureau (NCB)-Interpol Indonesia, Selasa, 2 Agustus 2022, nama Surya Darmadi sudah tercatat dalam daftar red notice Interpol sejak 13 Agustus 2020. Sekretaris NCB-Interpol Indonesia Divisi Hubungan Internasional Polri Brigjen Amur Chandra mengatakan status red notice Surya Darmadi itu aktif sampai 2025.(OL-4)

Baca Juga

Antara

Kejaksaan Terima Enam Boks Barang Bukti Kasus Pembunuhan Brigadir J

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 22:46 WIB
Barang bukti tersebut sudah diverifikasi pada Selasa (4/10) ini di Kejari Jakarta Selatan. Proses pengecekan untuk mempermudah tim JPU saat...
dok.PPP

Plt Ketum PPP Konsolidasi di Palu Satukan Langkah di Pemilu 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 22:40 WIB
Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono terus melakukan konsolidasi ke 34 provinsi di Indonesia, salah satunya di Palu,...
MI/Bagus Suryo

Jumlah penonton di Kanjuruhan saat kerusuhan tak Jelas

👤Mediaindonesia 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 21:53 WIB
Komdis PSSI pun menyalahkan panitia pelaksana pertandingan Arema FC atas kesimpangsiuran data penonton...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya