Selasa 19 April 2022, 06:58 WIB

MAKI Minta Dewas KPK Segera Sidangkan Laporan Etik MotoGP Lili Pintauli

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
MAKI Minta Dewas KPK Segera Sidangkan Laporan Etik MotoGP Lili Pintauli

MI/Susanto
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman

 

KOORDINATOR Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman meminta Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menyidangkan Komisioner Lili Pintauli Siregar. Lili dilaporkan ke Dewas KPK karena diduga menerima sejumlah fasilitas untuk menonton ajang balap MotoGP.

"MAKI meminta kepada Dewas KPK untuk segera menyidangkan perkara dugaan pelanggaran kode etik ini," kata Boyamin Saiman melalui keterangan tertulis, Selasa (19/4).

Boyamin menilai dugaan ini akan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap KPK jika dibiarkan berlarut. Dewas diminta cepat memproses nasib Lili secara etik.

"Dikarenakan berlarut-larutnya perkara ini akan semakin menurunkan wibawa KPK yang ujungnya menghambat kerja-kerja KPK memberantas korupsi," tutur Boyamin.

Baca juga: Lili Pintauli Diduga Langgar Kode Etik, Mahfud MD Minta KPK Ambil Sikap

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tegas terhadap Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dalam laporan dugaan pelanggaran etik penerimaan fasilitas nonton MotoGP di Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Dewas KPK diminta bersikap profesional.

"Dewas harus menunjukkan sikap tegas kepada publik. Kalau Lili Pintauli salah harus dijatuhi sanksi, tapi kalau benar dia harus dibela," kata Mahfud melalui keterangan tertulis, Senin (18/4).

Mahfud meminta pengusutan pelanggaran etik ini dilakukan transparan. Dewas KPK diminta tidak menganakemaskan Lili.

"Selesaikan secara transparan dan tegas, tak perlu ada yang ditutup-tutupi," ujar Mahfud.(OL-5)
 

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Soal Pengganti Anies, Kemendagri: Tergantung Presiden

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 04 Juli 2022, 15:27 WIB
Diketahui, Anies akan berakhir masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Oktober 2022...
Dok; BPIP

Tanggapi Dino Djalal, Djumala: Diplomasi Perdamaian Bukan Pabrik Tempe.

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 04 Juli 2022, 15:03 WIB
"Kerja diplomasi perdamaian tentu beda dengan cara kerja pabrik tempe: hari ini kedele besok jadi tempe,"...
AP

Airlangga: Lawatan Presiden ke Eropa Timur Tidak Gagal

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 04 Juli 2022, 14:18 WIB
Hasil dari lawatan kepala negara harus dilihat dari banyak aspek dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya