Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI menindaklanjuti laporan yang diadukan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terkait dugaan pencurian database milik lembaga tersebut beberapa waktu lalu.
Dalam hal ini, laporan itu dibuat oleh pegawai KPAI berinisial HH. Laporan tersebut tengah diselidiki lebih lanjut oleh penyidik Bareskrim Polri.
"Prinsipnya, semua laporan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Senin (25/10).
Baca juga: Polisi Tangkap Pembobol ATM Modus Skimming Asal Rusia di Jakarta
Adapun pelapor menduga terdapat akses sistem secara ilegal, hingga pencurian data yang melanggar ketentuan pidana. Laporan itu didasari dugaan pelanggaran Pasal 46 ayat 1,2 dan 3 jo Pasal 30 ayat 1, 2, 3 dan/atau Pasal 28 ayat 1, 2, 3 jo Pasal 32 ayat 1,2, dan 3 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
"Laporan dari saudara HH melaporkan tentang tindak mengakses sistem secara tidak sah atau ilegal akses dan/atau pencurian," imbuh Ahmad.
Baca juga: Kominfo Temukan 1.957 Hoaks Terkait Covid-19
Menurutnya, penyidik masih melakukan verifikasi dan pendalaman terhadap laporan tersebut. Dia juga belum dapat menjelaskan lebih lanjut terkait rencana penyelidikan ke depan. "Akan kami update selanjutnya bagaimana," pungkasnya.
Sebelumnya, beredar kabar jika basis data milik KPAI diduga bocor. Termasuk, telah menyebar luas di situs jual beli data ilegal yang biasa merupakan hasil peretasan dan kebocoran, yakni RaidForums.
Database tersebut diunggah pada 13 Oktober 2021, dengan nama Leaked Database KPAI (kpai.go.id) oleh akun C77. Kabar kebocoran data itu pun lantas viral di media sosial, termasuk Twitter. Selain data KPAI, ternyata banyak data dari situs pemerintah yang juga ikut bocor.(OL-11)
KpAI meminta media massa, khususnya lembaga penyiaran, berperan aktif mengawal implementasi PP Tunas
Permen tersebut mengatur secara teknis berbagai ketentuan dalam PP Tunas, termasuk pengelolaan akun anak dan profil risiko pada platform digital.
KPAI MENYOAL keputusan pemerintah untuk melaksanakan kegiatan sekolah tatap muka di tengah krisis global butuh kesiapan
Seorang anak berinisial YBS yang baru menginjak 10 tahun di Nusa Tenggara Timur (NTT) memilih mengakhiri hidupnya karena tidak mampu membeli buku dan pena untuk perlengkapan sekolah.
KPAI mendorong penerapan tiga pilar utama dalam pemulihan trauma anak di wilayah terdampak bencana. Pilar pertama adalah trauma healing berbasis resiliensi ekologis (eco-healing).
KONTEN bertajuk 'Sewa Pacar 1 Jam' buatan konten kreator berinisial SL, warga Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, berbuntut panjang.
Polisi memburu pelaku pencurian rumah kosong yang viral di Jalan Cempaka Putih Timur XIV, Jakarta Pusat.
UNIT Reskrim Polsek Jagakarsa mengamankan dua orang pria berinisial WH (48) dan TA (40) setelah melakukan percobaan pencurian di sebuah rumah kosong milik warga.
Memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan menjadi kunci utama agar perjalanan mudik berlangsung tenang dan nyaman.
Akibat pencurian tersebut, korban yang bernama Sabiyem (80), petani di Desa Borongan, mengalami kerugian sekitar Rp40 juta.
Dengan membuat kunci duplikat, tersangka dapat leluasa keluar-masuk rumah korban, yang merupakan sahabatnya sendiri, saat korban sedang tidak berada di tempat.
Aksi pencurian yang dipicu jeratan pinjaman online (pinjol) ini mengakibatkan korban merugi hingga Rp300 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved