Jumat 01 Oktober 2021, 14:27 WIB

Firli Sebut Koruptor Penghianat Pancasila

Candra Yuri Nursalam | Politik dan Hukum
Firli Sebut Koruptor Penghianat Pancasila

Antara
Ketua KPK, Firli Bahuri

 

KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyampaikan kekesalannya atas tindakan korupsi di Indonesia. Saking kesalnya, Firli sampai memberikan julukan kepada koruptor sebagai pengkhianat Pancasila.

"Kami ingatkan kepada segenap bangsa Indonesia bahwasanya siapapun yang melakukan korupsi, adalah pengkhianat Pancasila," tegas Firli melalui keterangan tertulis, Jumat (1/10).

Firli mengatakan melakukan korupsi sama dengan mengkhianati lima sila dalam Pancasila. Pertama, pelaku korupsi mengkhianati nilai ketuhanan yang maha Esa.

"Sila ini seyogianya mengingatkan kita akan nilai-nilai ketuhanan yang senantiasa memberikan tauladan akan kebaikan," ujar Firli.

Lalu, korupsi juga disebut mengkhianati sila kedua tentang kemanusiaan yang adil dan beradab. Pelaku korupsi diyakini Firli sudah merampas hak orang lain karena keserakahan, sehingga nilai kemanusiaan yang adil dan beradab menjadi hilang.

Firli juga yakin korupsi mengkhianati sila ketiga tentang persatuan Indonesia. Pelaku korupsi membuat adanya kejahatan kemanusiaan yang berpotensi menghilangkan persatuan bangsa.

Baca juga :  Presiden Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

"Kejahatan kemanusiaan yang dampak destruktifnya bukan sekedar merugikan keuangan semata namun dapat menghancurkan tujuan bernegara dan masa depan bangsa," ujar Firli.

Kemudian, korupsi diyakini Firli mengkhianati sila keempat tentang kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Menurutnya, pelaku korupsi sudah kehilangan hikmat dan kebijaksanaan saat melakukan praktik kotor tersebut.

Terakhir, pelaku korupsi mengkhianati sila kelima tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Tindakan korupsi yang dilakukan siapapun sama dengan menghardik hak orang lain dan membuat keadilan sosial hilang.

"Sungguh jelas dan lugas makna, esensi, tauladan serta nilai-nilai baik yang dapat kita peroleh dari Kesaktian Pancasila, dimana Panca (lima) dan Sila (asas atau prinsip) yang terkandung didalammya telah menjadi satu kesatuan utuh serta saling mengikat untuk kita jadikan sebagai landasan hidup berbangsa dan bernegara," tegas Firli. (OL-2)

 

Baca Juga

ANTARA/Dhemas Reviyanto

PDIP Undang Erick Thohir Ke Sekolah Partai, Bicara Soal Pilpres 2024?

👤Widhoroso 🕔Senin 17 Januari 2022, 20:55 WIB
PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengundang Menteri BUMN Erick Thohir ke Gedung Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta...
Antara

Hasto Ungkap Kehadiran Erick Thohir di Sekolah Partai PDIP

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 17 Januari 2022, 20:00 WIB
Bagi Hasto, kesuksesan Erick, Teten, dan Siti dalam menjalankan program kerja memberikan catatan baik pemerintahan...
MI/Susanto

PPP : RUU TPKS akan Diusulkan Menjadi Inisiatif DPR Besok

👤Indriyani Astuti 🕔Senin 17 Januari 2022, 18:12 WIB
Achmad Baidowi menegaskan mayoritas fraksi di DPR telah menyampaikan sikap bahwa RUU TPKS akan disahkan di sidang paripurna...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya