Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

BPIP Perkuat Dosen Penjaga Karakter

Abdillah M Marzuqi
24/2/2026 22:50
BPIP Perkuat Dosen Penjaga Karakter
Kepala BPIP Yudian Wahyudi dalam pembukaan Diklat Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) Khusus bagi Dosen Pendidikan Pancasila Angkatan V Tahun 2026(Dok.HO)

PENGUATAN ideologi negara bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan faktor kunci keberhasilan transformasi menuju Indonesia raya nan berjaya di tengah tantangan zaman yang kian tak menentu. 

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi menegaskan bahwa penguatan kapabilitas dosen adalah langkah strategis untuk mengimplementasikan visi “Asta Cita” Presiden dan Wakil Presiden RI, khususnya dalam memperkokoh ideologi Pancasila. Ia memandang melalui peran dosen, nilai-nilai luhur dapat ditransmisikan secara sistematis untuk membentuk generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang berakar pada konstitusi.

“Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara serta pandangan hidup bangsa, merupakan ‘meja statis’ yang menyatukan berbagai keragaman yang ada, sekaligus sebagai ‘leitstar dinamis’ atau bintang penuntun bagi arah perjalanan dan perjuangan bangsa yang dinamis, guna mewujudkan Indonesia Raya,” tegas Yudian dalam pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) Khusus bagi Dosen Pendidikan Pancasila Angkatan V Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah (24/2).

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari itu merupakan aksi nyata dalam mengokohkan jati diri bangsa di ruang-ruang akademik. Yudian menjelaskan penyelenggaraan pendidikan Pancasila dalam jangka panjang akan memberikan dampak signifikan dalam merespons berbagai permasalahan multidimensi bangsa, mulai dari sistem politik hingga lingkungan hidup. Solusi atas problematika tersebut adalah kembali sepenuhnya kepada Pancasila melalui penguatan karakter mahasiswa sebagai pemilik masa depan bangsa.

“Mari kita bergotong royong, mengambil langkah-langkah sistematis, terencana, sinergis dan berkelanjutan untuk menguatkan penyelenggaraan MKWK Pendidikan Pancasila dalam Sistem Pendidikan Nasional, khususnya di jenjang pendidikan tinggi,” terusnya.

Plt. Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP Adhianti melaporkan bahwa Diklat Angkatan V ini merupakan bagian terintegrasi dari program yang telah menjangkau total 1.000 dosen dari sekitar 437 perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan itu juga secara hukum berpijak pada UU Nomor 12 Tahun 2012 dan PP Nomor 4 Tahun 2022 yang secara eksplisit menempatkan Pancasila sebagai muatan wajib kurikulum.

“Tujuan kegiatan Diklat PIP ini adalah mengkonstruksikan karakter Pancasila dengan meningkatkan aspek pengetahuan, aspek disposisi, serta aspek tindakan, melalui proses penyelenggaraan pemelajaran MKWK Pendidikan Pancasila,” papar Adhianti.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, memberikan apresiasi atas inisiatif BPIP dalam membekali para pendidik untuk menanamkan ideologi negara kepada generasi muda. Ia menilai penguatan nilai Pancasila bagi mahasiswa sangat krusial, mengingat mereka adalah calon pemimpin masa depan yang akan terjun langsung di tengah masyarakat demi menjamin persatuan, kesatuan, serta kondusivitas wilayah. (M-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya