Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BERPINDAH dari pekerjaan tetap dengan gaji pasti menuju dunia usaha bukanlah keputusan sederhana. Banyak orang mengira bisnis adalah jalan pintas menuju kebebasan finansial, padahal kenyataannya, seorang pengusaha sering kali bekerja lebih lama dari jam kantor biasa. Hal inilah yang dialami oleh Prayogo Waluyo, atau yang akrab disapa Pakde, pendiri jenama kecantikan HIQWEEN.
Bersama istrinya, Kak Ciwid, Pakde membangun HIQWEEN sebagai solusi masalah flek hitam.
Namun, kesuksesan yang mereka raih sekarang tidak datang secara instan. Perjalanan mereka dimulai dari posisi reseller saat masih duduk di bangku kuliah. Pakde mengenang masa-masa sulit ketika ia harus membungkus paket sendiri hingga dini hari dan mengantarkannya ke ekspedisi di bawah guyuran hujan.
Saat itu, Pakde masih berstatus sebagai dosen. Seluruh penghasilannya dari mengajar habis digunakan untuk membayar cicilan KPR. Realita menjadi pebisnis ternyata jauh dari bayangan indah masyarakat umum.
"Tapi kadang orang itu sawang-sinawang ya, Mas. Artinya, 'Wah, jadi pebisnis enak ya.' Eh, belum tentu. Bahkan yang dulunya dosen, Sabtu-Minggu masih bisa ke mal sama anak dan istri. Sekarang jadi pebisnis, ora iso ngemall, Mas. Kerjanya 24/7. Malah awal-awal banget, iya wis, kok polisi tidur mak gronjal-mak gronjal gitu," ungkap Pakde menggambarkan beratnya pengorbanan waktu di awal merintis usaha.
Keputusan besar diambil pada 2022 ketika Pakde memilih untuk resign total dari profesi dosen.
Meski sempat menghadapi beban mental karena latar belakang keluarga besarnya yang mayoritas bekerja di sektor kesehatan, Pakde tetap teguh.
Strategi pemasaran organik melalui konten edukasi bahaya merkuri di media sosial akhirnya membuahkan hasil dan membangun personal branding yang kuat.
Namun, jalan menuju puncak tetap penuh ujian. Pada 2023, HIQWEEN sempat merugi lebih dari Rp6 miliar akibat manajemen tim yang belum tertata.
Pakde mengakui bahwa setiap tahun membawa tantangan berbeda, mulai dari masalah rantai pasok hingga dinamika hubungan suami-istri sebagai couplepreneur.
"Tahun 2021, tantangannya bagaimana produk ini pecah lagi. Tahun 2022 dihadapkan dengan sunscreen, supply chain-nya enggak karuan. Tahun 2023 kita diuji tim sampai rugi hampir 6 miliar. Sistem kita mulai atur perlahan-lahan. Meskipun hari ini kami sadari belum sempurna, tapi kami percaya segala sesuatu itu perlu belajar. Dan kalau kata Allah sih, santai saja, karena rezeki itu bukan perlombaan," jelasnya.
Kini, HIQWEEN telah berkembang pesat dengan lonjakan pengiriman hingga 28.000 resi per hari.
Meski demikian, Pakde tetap menjaga integritas dengan menolak overclaim dan rutin melakukan uji laboratorium. Baginya, bisnis bukan sekadar mengejar angka atau omzet, melainkan mencari keberkahan dan ketenangan batin.
"Jadi bagi kami, sebenarnya bisnis itu bukan mencari uang, tapi mencari keberkahan. Kalau memang belum waktunya ya sudah, santai saja. Wong je sok mangan pecel enak kok," pungkasnya. (Z-1)
PENGUATAN ideologi negara bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan faktor kunci keberhasilan transformasi menuju Indonesia. Pancasila
Dosen juga harus mampu merencanakan studi lanjut, termasuk persiapan studi doktoral melalui skema beasiswa BPI dan PDDI.
Inovasi ini dirancang khusus untuk membantu menurunkan stres psikologis pada penderita hipertensi, sebuah faktor yang sering terabaikan dalam penanganan tekanan darah tinggi.
Permendiktisaintek 52/2025 dibuat untuk memberikan kepastian hukum agar profesi, karier, dan penghasilan dosen dalam satu kerangka kebijakan yang terpadu.
PEMERINTAH akan melakukan audit lingkungan terhadap lebih dari 100 unit usaha di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh sebagai bagian dari evaluasi persetujuan lingkungan pascabencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved