Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MARCELLA Dewi Aryanti, entrepreneur muda di bidang skin care, berbagi perjalanan menarik yang penuh tantangan dan keberhasilan dalam membangun bisnisnya.
Dimulai dengan keinginan untuk menciptakan produk perawatan kulit yang berkualitas dan terjangkau, Marcella memilih untuk terjun ke dunia bisnis dengan keyakinan bahwa ini adalah langkah terbaik untuk mencapai masa depan yang lebih baik.
"Keputusan untuk menjadi entrepreneur datang dari impian untuk memberi manfaat tidak hanya bagi diri saya, tetapi juga bagi orang lain melalui lapangan pekerjaan yang tercipta," ungkap Marcella, Sabtu (25/1).
Bagi Marcella, pencapaian terbesar dalam perjalanan bisnisnya adalah ketika produk yang ia tawarkan diterima dengan baik oleh masyarakat. Menyaksikan respon positif dari konsumen yang merasa puas dan merekomendasikan produk kepada orang lain membuatnya semakin yakin bahwa usaha yang dijalankan selama ini tidak sia-sia.
"Melihat masyarakat menyukai produk kami dan menerima manfaatnya adalah momen yang membanggakan," ujarnya.
Namun, di balik kesuksesan yang diraih, perjalanan Marcella tidaklah mudah. Salah satu tantangan terbesar yang ia hadapi adalah meyakinkan masyarakat untuk mencoba produk skin care yang baru. Pasar yang sangat kompetitif membuatnya harus berjuang lebih keras agar produknya dikenal luas.
"Meyakinkan orang untuk mencoba produk baru sangat sulit, terutama dengan banyaknya pilihan di pasaran. Tapi saya terus percaya pada produk kami dan tekad untuk memberikan yang terbaik," kata Marcella.
Selain itu, kegagalan juga sempat mewarnai perjalanan bisnisnya. Di awal perjalanan, Marcella sempat merasa kesulitan untuk memperkenalkan produk ke pasar yang lebih luas. Namun, ia tidak menyerah. Justru, kegagalan itu memberinya pelajaran berharga dan memperkuat tekadnya untuk terus maju.
"Setiap kegagalan memberikan saya pengalaman berharga untuk berkembang. Itu yang membuat saya semakin kuat dalam menjalankan bisnis ini," ujarnya.
Tentu saja, menjadi seorang entrepreneur tidak lepas dari pengorbanan. Marcella mengaku harus mengorbankan banyak waktu pribadi demi memastikan bisnisnya berjalan lancar.
"Saya harus fokus pada operasional bisnis, bahkan terkadang mengorbankan waktu untuk keluarga. Namun, semua pengorbanan itu sepadan dengan apa yang saya raih sekarang," tambahnya.
Melalui perjalanan panjangnya, Marcella belajar bahwa untuk menjadi seorang entrepreneur yang sukses, penting untuk terus mengatasi risiko dan tantangan yang datang.
"Saya belajar untuk tidak takut dengan kegagalan dan terus berfokus pada tujuan. Itu adalah kunci untuk bangkit setiap kali menghadapi tekanan," ujarnya.
Bagi mereka yang ingin memulai usaha, Marcella memberikan pesan yang sangat penting.
"Persiapkan segala sesuatunya dengan matang, mulai dari produk hingga strategi pemasaran. Jangan takut mencoba, tapi pastikan persiapan Anda benar-benar solid," kata Marcella.
Ia juga menekankan bahwa dunia entrepreneurship memang penuh tantangan, namun memberikan banyak peluang.
"Entrepreneurship memberikan kesempatan untuk meraih kebebasan finansial, memberi dampak positif bagi orang lain, dan menjanjikan masa depan yang lebih baik," pungkasnya. (Z-1)
Kualitas pendidikan bisnis menjadi faktor penentu daya saing nasional. Standar global bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.
Bersama istrinya, Kak Ciwid, Pakde Prayogo membangun HIQWEEN sebagai solusi masalah flek hitam.
Jika geocoding tradisional sering kali hanya menempatkan pin di tengah bangunan atau jalan utama, inovasi ini memungkinkan pengguna menentukan titik presisi hingga ke pintu masuk gedung.
Pertama, Rezky telah meresmikan lapangan padelnya di kawasan Bintaro. Terbaru, ia baru saja membuka Monarch Padel Club di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, pada Sabtu, (14/2).
MENUTUP 2025, pertumbuhan bisnis BRI Life meningkat signifikan. Ini ditunjukkan oleh pertumbuhan profit meningkat 25,4% dari Rp760,4 miliar pada 2024 menjadi Rp954 miliar pada 2025.
Ajang Business Matching Indonesia–Korea sukses digelar pada 21 Januari 2026 di Marina Bay Seoul Hotel & Resort, Korea Selatan.
Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
PEMANFAATAN teknologi stem cell atau sel punca saat ini semakin meluas di bidang kesehatan dan perawatan tubuh, termasuk untuk kulit wajah.
Kurang tidur, stres, merokok, dan konsumsi alkohol, bisa mendorong munculnya kulit kusam.
Budi menjelaskan penahanan ini dipicu oleh sikap Richard Lee yang dinilai menghambat jalannya penyidikan.
Bersama istrinya, Kak Ciwid, Pakde Prayogo membangun HIQWEEN sebagai solusi masalah flek hitam.
Spesialis dermatologi dr. Riva Ambardina Pradita menekankan pentingnya hidrasi dan penggunaan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit selama puasa Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved