Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
TRANSFORMASI digital, disrupsi model bisnis, dan percepatan ekonomi berbasis inovasi membuat kebutuhan terhadap talenta bisnis berkualitas global semakin mendesak. Laporan World Economic Forum periode 2025–2030 memproyeksikan perubahan signifikan pada komposisi keterampilan inti tenaga kerja dalam lima tahun ke depan. Kepemimpinan strategis, literasi digital, kemampuan berinovasi, hingga ketahanan adaptif menjadi kompetensi kunci.
Dalam konteks tersebut, kualitas pendidikan bisnis menjadi faktor penentu daya saing nasional. Standar global bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.
Salah satu indikatornya adalah akreditasi dari Association to Advance Collegiate Schools of Business (AACSB), lembaga akreditasi sekolah bisnis tertua dan paling prestisius di dunia.
Baru-baru ini, Universitas Prasetiya Mulya resmi meraih akreditasi internasional AACSB. Pencapaian ini menempatkan institusi tersebut dalam jaringan elite global business schools yang memenuhi standar mutu akademik dan tata kelola paling ketat.
Didirikan pada 1916, AACSB dikenal sebagai gold standard pendidikan bisnis global. Hanya sekitar 6% sekolah bisnis di dunia yang berhasil memperoleh akreditasi ini. Hingga saat ini, 1.084 institusi di 70 negara dan teritori tergabung dalam jaringan eksklusif tersebut.
Akreditasi AACSB tidak hanya menilai kurikulum, tetapi juga kualitas dosen, tata kelola institusi, proses pembelajaran, produktivitas riset, keterlibatan industri, serta dampak nyata terhadap mahasiswa dan masyarakat.
Dengan standar tersebut, pengakuan ini menjadi sinyal bahwa institusi telah memenuhi tolok ukur global dalam menghasilkan lulusan bisnis yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan.
Bagi mahasiswa, akreditasi ini menjadi jaminan mutu bahwa pendidikan yang diterima selaras dengan praktik terbaik internasional. Lulusan diharapkan memiliki kompetensi kepemimpinan strategis, inovasi, kewirausahaan, serta kemampuan mengelola transformasi digital dan perubahan bisnis yang cepat.
Dekan Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya, Handyanto Widjojo, menyatakan pencapaian ini merupakan hasil komitmen jangka panjang institusi dalam membangun pendidikan bisnis yang relevan secara global dan berdampak nyata.
“Misi kami adalah mendidik pembelajar bisnis untuk mengembangkan kompetensi kewirausahaan dan menghadirkan solusi inovatif yang mendorong kemajuan dunia usaha dan masyarakat. Akreditasi AACSB ini merupakan pengakuan global atas kualitas akademik, relevansi industri, serta dampak pendidikan yang kami bangun secara konsisten. Ini sekaligus memperkuat komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam membentuk pemimpin bisnis masa depan Indonesia dan dunia,” ujarnya.
Dari sisi lembaga akreditasi, Executive Vice President dan Chief Accreditation Officer AACSB, Stephanie M. Bryant, menyebut akreditasi diberikan kepada institusi yang menunjukkan keunggulan dan dampak nyata dalam pendidikan bisnis, riset, serta pengembangan mahasiswa.
“Bergabungnya Universitas Prasetiya Mulya dalam jaringan global AACSB mencerminkan komitmen kuat terhadap kualitas, inovasi, dan continuous improvement yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi mahasiswa, alumni, dan komunitas bisnis,” katanya.
Bagi pemerintah, dunia usaha, dan industri, capaian ini memberikan kepastian bahwa talenta yang dihasilkan memiliki standar internasional dan berbasis riset. Dalam jangka panjang, peningkatan kualitas institusi pendidikan bisnis dinilai dapat memperkuat positioning Indonesia dalam peta pendidikan global sekaligus mendukung transformasi ekonomi berbasis inovasi.
Namun tantangan yang lebih besar masih terbentang. Di tengah perubahan cepat lanskap global, peningkatan daya saing talenta tidak hanya bergantung pada satu institusi, melainkan pada konsistensi reformasi kurikulum, penguatan riset terapan, serta kolaborasi erat antara kampus dan industri.
Masuknya Universitas Prasetiya Mulya dalam ekosistem global AACSB dapat dibaca sebagai langkah maju. Tetapi agenda yang lebih luas tetap sama: memastikan pendidikan bisnis Indonesia mampu melahirkan pemimpin adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan ekonomi masa depan. (Z-1)
Pelaku UMKM harus siap untuk go internasional dan menjadi local champion UMKM ekspor.
FAKULTAS Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) memperoleh akreditasi internasional Association to Advance Collegiate School of Business (AACSB).
AACSB ialah lembaga akreditasi sekolah bisnis tertua di dunia. Saat ini hanya sekitar 6% dari ribuan sekolah bisnis di seluruh dunia yang berhasil mendapatkan akreditasi AACSB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved