Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Butir Sila Keempat Pancasila: Teks Lengkap dan Contoh Pengamalan Sehari-hari

Wisnu Arto Subari
12/2/2026 15:30
Butir Sila Keempat Pancasila: Teks Lengkap dan Contoh Pengamalan Sehari-hari
Pengendara sepeda motor melintas di jalan gerbang utama Desa Bomba, salah satu desa yang dipersiapkan mewakili Kodim 1306 dalam penilaian Kampung Pancasila tingkat nasional, di Marawola, Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (4/10/2025).(Antara/Basri Marzuki)

SILA keempat Pancasila yang berbunyi, "Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan," merupakan fondasi demokrasi Indonesia. Di tahun 2026, relevansi nilai-nilai permusyawaratan menjadi semakin krusial untuk menjaga harmoni sosial di tengah derasnya arus informasi digital.

Berdasarkan Ketetapan MPR No. I/MPR/2003, terdapat 10 butir pengamalan Sila Keempat yang harus dihayati oleh setiap warga negara Indonesia. Berikut rincian butir tersebut beserta contoh implementasinya dalam kehidupan sehari-hari di era modern.

Daftar 10 Butir Sila Keempat Pancasila

Setiap butir di bawah ini dirancang untuk memastikan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat dengan cara yang bijaksana:

Baca juga : 7 Butir Sila Pertama Pancasila dan Contoh Pengamalannya

  1. Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama.
  2. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
  3. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
  4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
  5. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
  6. Dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
  7. Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  8. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
  9. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
  10. Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan permusyawaratan.

Baca juga: Pengamalan Pancasila Sila ke-2 dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh Pengamalan Sila Keempat di Tahun 2026

Implementasi nyata Sila Keempat dapat ditemukan dalam berbagai lingkup kehidupan saat ini:

  • Lingkungan Keluarga: Mengadakan diskusi keluarga untuk menentukan destinasi liburan atau pembagian tugas rumah tangga tanpa ada paksaan dari salah satu pihak.
  • Lingkungan Digital: Tidak melakukan cyberbullying atau memaksakan pendapat di kolom komentar media sosial saat terjadi perbedaan pandangan politik atau hobi.
  • Lingkungan Masyarakat: Mengikuti pemilihan Ketua RT atau RW dengan jujur dan menerima hasil pemungutan suara dengan lapang dada.
  • Konteks Ekonomi: Melakukan kesepakatan bersama dalam komunitas UMKM untuk menetapkan standar harga produk dalam Mata Uang Rupiah guna menghindari persaingan tidak sehat.

Baca juga: 10 Butir Sila Kedua Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Pentingnya Musyawarah dalam Kepemimpinan Nasional

Dalam sebuah acara nasional di Malang pada awal Februari 2026, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa musyawarah untuk mufakat adalah kepribadian asli bangsa Indonesia. Pemimpin diharapkan mampu menanggalkan kepentingan pribadi dan dendam masa lalu (filosofi Mikul Dhuwur Mendhem Jero) demi kepentingan rakyat yang lebih besar.

Hal ini sejalan dengan butir ketujuh Pancasila bahwa kepentingan bersama harus selalu berada di atas kepentingan golongan. Di era digital, prinsip ini diterjemahkan sebagai upaya kolaboratif untuk memerangi hoaks yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Baca juga : Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Pancasila dari Sila 1 sampai 5

Aspek Penerapan Sila Keempat
Politik Menghargai hasil Pemilu dan mendukung wakil rakyat yang terpilih secara sah.
Sosial Menyelesaikan konflik antarwarga melalui mediasi dan dialog terbuka.
Pendidikan Pemilihan ketua OSIS atau senat mahasiswa dengan sistem yang transparan.

Baca juga: Pengertian Nilai Instrumental Pancasila dan Contoh

Kesimpulan

Mengamalkan Sila Keempat Pancasila berarti mengakui bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Dengan mengedepankan akal sehat dan hati nurani dalam setiap musyawarah, bangsa Indonesia dapat menghadapi tantangan global tahun 2026 dengan lebih solid dan berwibawa.

FAQ (People Also Ask)

Apa simbol Sila Keempat Pancasila?
Sila keempat dilambangkan dengan Kepala Banteng yang melambangkan hewan sosial yang suka berkumpul, mencerminkan budaya musyawarah.

Baca juga: 7 Butir Sila Ketiga Pancasila dan Contoh Pengamalannya Terkini

Mengapa kita tidak boleh memaksakan kehendak?
Memaksakan kehendak melanggar hak asasi orang lain dan bertentangan dengan prinsip keadilan serta kesetaraan yang dijunjung tinggi dalam demokrasi Pancasila.

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya