Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI II DPR RI menargetkan pembahasan formal Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu akan digulirkan pada Juli atau Agustus 2026 mendatang. Saat ini, fokus utama legislatif ialah menghimpun masukan dari berbagai elemen masyarakat guna memastikan produk hukum tersebut bersifat responsif dan komprehensif.
Ketua Komisi II DPR RI M Rifqinizamy Karsayuda, menegaskan bahwa partisipasi publik merupakan kunci utama dalam memperkuat rumusan undang-undang tersebut.
“Kami secara aktif mengundang sejumlah stakeholders kepemiluan, baik individu maupun lembaga yang peduli dengan demokrasi, untuk bicara soal isu-isu krusial dan desain kepemiluan yang kita butuhkan,” ujar Rifqinizamy melalui keterangannya, Selasa (24/2).
Implementasi Partisipasi Bermakna
Langkah penyerapan aspirasi ini, menurut Rifqinizamy, merupakan implementasi dari prinsip meaningful participation atau partisipasi bermakna. Komisi II berkomitmen agar pandangan masyarakat sipil dan akademisi tidak sekadar didengar, namun terakomodasi dalam naskah akademik maupun Daftar Inventarisasi Masalah (DIM).
Saat ini, Badan Keahlian DPR RI telah ditugaskan untuk menyusun draf awal naskah akademik sebagai landasan kerangka normatif RUU Pemilu.
“Kami berharap pada saatnya nanti Panja (Panitia Kerja) digulirkan, proses pembahasannya tidak terlalu panjang lagi karena telah didahului proses penghimpunan pandangan publik yang kuat di awal,” tambahnya.
Libatkan Partai Nonparlemen
Rifqinizamy menjelaskan bahwa penyusunan DIM akan melibatkan catatan dari pimpinan delapan partai politik yang berada di parlemen. Kendati demikian, Komisi II DPR memastikan tidak menutup pintu bagi partai politik di luar Senayan.
Pihaknya berencana mengundang partai politik nonparlemen untuk memberikan perspektif mereka mengenai desain pemilu masa depan.
“Terkait partai politik non-parlemen, itu telah menjadi pikiran kami. Insyaallah pada waktunya nanti kami akan mengundang mereka untuk mendapatkan pandangan terkait desain kepemiluan kita ke depan dalam perspektif mereka,” pungkas Rifqinizamy. (Faj/P-2)
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, menyatakan pihaknya terbuka untuk menampung berbagai usulan terkait pembentukan skema ambang batas fraksi dalam revisi UU pemilu
Komisi II DPR RI menegaskan pembahasan dan pencarian formula parliamentary threshold atau ambang batas parlemen dalam Revisi UU Pemilu masih berlangsung
Kebijakan ambang batas bukan sekadar instrumen penyaring peserta pemilu.
Transparansi di level daerah harus ditingkatkan secara radikal melalui pembagian kewenangan yang jelas antara pusat dan daerah.
Rancangan Perpres pelibatan TNI dalam terorisme inkonstitusional dan berisiko langgar HAM.
Mereka meminta Polri ditempatkan di bawah Kemendagri agar penyidikan dan penuntutan lebih independen, serta menghindari intervensi politik.
Pelajari 10 butir sila keempat Pancasila beserta contoh pengamalannya di lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat secara lengkap dan terbaru.
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Mandeknya pembahasan bukan sekadar kendala teknis administrasi, melainkan indikasi kuat adanya upaya mempertahankan status quo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved