Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

Kemenko Polkam dan BRIN Luncurkan Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025

Cahya Mulyana
11/2/2026 17:01
Kemenko Polkam dan BRIN Luncurkan Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025
Kemenko Polkam dan BRIN meluncurkan Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025(dok.istimewa)

PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) menerima penghargaan terbaik capaian Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Penghargaan ini diserahkan oleh Wakil Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Letjen (Purn.) Lodewijk F. Paulus kepada PKS, yang diterima oleh Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid, dalam forum Rapat Koordinasi Evaluasi Capaian IIPP 2025 sebagai Pilar Penguatan Demokrasi Substansial Menuju Indonesia Emas 2045 di Bali.

"Alhamdulilah kami dapat melanjutkan capaian tahun sebelumnya yang juga meraih predikat yang sama" ujar Kholid dalam keterangannya, Rabu (11/2).

IIPP menilai tata kelola partai politik melalui lima konstruksi utama, yaitu: kode etik, demokrasi internal, kaderisasi, rekrutmen, serta pengelolaan keuangan partai yang transparan dan akuntabel. Penghargaan ini mencerminkan komitmen PKS dalam membangun integritas organisasi secara menyeluruh, mulai dari sistem, aturan, hingga praktik kelembagaan.

Sekretaris Jenderal PKS menyampaikan apresiasi atas penilaian independen yang dilakukan Kemenko Polkam,Kemendagri dan BRIN. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh struktur partai di pusat hingga daerah.

“Penghargaan ini kami maknai sebagai pengakuan atas kerja kolektif kader dan pengurus PKS di seluruh Indonesia dalam menjaga integritas organisasi. IIPP memberi cermin objektif tentang sejauh mana tata kelola partai berjalan sesuai prinsip etika, demokrasi internal, rekrutmen dan kaderisasi berkelanjutan berbasis merit system, serta keuangan yang transparan dan akuntabel,” ujar Kholid.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukan tujuan akhir, melainkan pijakan untuk perbaikan berkelanjutan di internal partai.

“Kami melihat IIPP bukan sekadar peringkat, tapi alat evaluasi. Ini menjadi pengingat agar partai, terutama PKS, agar terus berbenah, memperkuat sistem, dan memastikan praktik politik berjalan selaras dengan prinsip integritas. Kepercayaan publik hanya bisa dirawat lewat konsistensi tata kelola yang baik dan akuntabel,” lanjutnya.

Sekjen PKS juga menekankan bahwa penguatan integritas partai merupakan prasyarat penting bagi penguatan demokrasi substansial di Indonesia.

“Demokrasi yang kuat bertumpu pada partai politik yang berintegritas. Jika partai tertib secara internal, maka kualitas representasi politik di ruang publik akan ikut meningkat. Inilah kontribusi konkret partai bagi penguatan demokrasi substansial menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Lebih lanjut, PKS menyatakan komitmennya untuk menjadikan hasil IIPP sebagai dasar penguatan kebijakan internal, pembaruan SOP organisasi, serta peningkatan kualitas kaderisasi dan rekrutmen kepemimpinan di semua level.

Penghargaan IIPP 2025 diharapkan dapat menjadi pemacu bagi seluruh partai politik untuk terus meningkatkan integritas kelembagaan, memperkuat akuntabilitas, serta membangun kepercayaan publik terhadap sistem kepartaian sebagai pilar utama demokrasi.

"Penguatan dan pengarusutamaan good political party governance terus kita jalankan dan tingkatkan untuk merawat kepercayaan masyarakat," tutup Kholid. (Cah)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya