Rabu 18 Mei 2022, 20:00 WIB

Pengamalan Pancasila Sila ke-2 dalam Kehidupan Sehari-hari

Miskah Syifa Putri | Humaniora
Pengamalan Pancasila Sila ke-2 dalam Kehidupan Sehari-hari

Antara/Ari Bowo Sucipto.
Lambang negara Indonesia burung garuda terlihat tertutup abu vulkanik gunung Semeru di SDN Supiturang 1 Lumajang, Jawa Timur.

 

PANCASILA memiliki kedudukan yang sangat penting, karena merupakan dasar dan landasan ideologi bangsa Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Bung Karno pada 1 Juni 1945. 

Bunyi sila ke-2 dalam Pancasila yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Dikutip dari laman BPIP, makna sila ke-2 dan contohnya merupakan perwujudan nilai kemanusiaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.

Dilansir dari website resmi BPIP, Sila ke-2, berikut pengamalan sila ke-2 dalam kehidupan sehari-hari.

1. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
2. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak, dan kewajiban setiap manusia, tanpa membedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna dan sebagainya.
3. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
4. Memiliki sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
5. Jangan memiliki semena-mena terhadap orang lain.
6. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
7. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
8. Berani membela kebenaran dan keadilan.
9. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
10. Memiliki sikap hormat memghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain.
11. Di lingkungan sekolah tidak boleh lagi ada kasus perundungan terhadap siswa lain yang memiliki perbedaan. 
12. Saling menghormati guru dan teman, juga saling tolong menolong jika yang lain mengalami kesulitan.
13. Menghormati orangtua, menyayangi saudara, dan berbuat baik kepada tetangga.
14. Tidak mudah hakim sendiri, tidak merasa benar-benar sendiri, serta tidak suka berperang.

Baca juga: Harkitnas: Sejarah Budi Utomo

15. Memberikan empati atau rasa kasih sayang, juga pertolongan kepada orang yang sedang menderita, terutama di masa pandemi covid-19 atau para korban bencana alam.
16. Mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi.
17. Memberi keputusan yang adil dalam keputusan tentang urusan bersama.
18. Tidak pilih kasih dalam bergaul.
19. Memberi kebebasan dalam memilih pendidikan.
20. Melaksanakan kewajiban untuk bersekolah atau berkuliah dan mengumpulkan tugas yang diberikan.
21. Memperhatikan teman dan saudara yang sedang sakit.

Itulah contoh pengalaman dari sila ke-2 Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (OL-14)

Baca Juga

Antara

2.248 Kasus Covid-19 Terdeteksi Hari Ini

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Kamis 30 Juni 2022, 23:52 WIB
Sementara itu, kasus aktif bertambah 616 sehingga menjadi 16.790...
Antara

35 Juta Masyarakat Rentan dan Umum Telah Divaksin Booster

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Kamis 30 Juni 2022, 23:48 WIB
Sebanyak 5.253.088 lanjut usia telah terproteksi vaksin booster. Kemudian 7.358.241 petugas...
MI/Susanto

Kemenag Siapkan Layanan Pengaduan Haji Secara Daring 

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 23:42 WIB
Layanan aduan daring disiapkan untuk jemaah haji dan petugas, dengan mengakses link haji2022.kemenag.go.id. Kemudian, mengisi formulir jika...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya