Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Pancasila dan Politik Bebas Aktif Jadi Kekuatan Indonesia Hadapi Geopolitik Global

Naufal Zuhdi
04/3/2026 10:27
Pancasila dan Politik Bebas Aktif Jadi Kekuatan Indonesia Hadapi Geopolitik Global
ilustrasi(Anadolu)

Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Panggah Susanto, menegaskan bahwa bangsa Indonesia patut bersyukur atas warisan luhur para pendiri bangsa berupa falsafah dan ideologi negara Pancasila serta politik luar negeri Bebas Aktif dalam menyikapi dinamika blok-blok geopolitik global.

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) yang sekaligus menjabat Ketua Bidang Penguatan Ideologi DPP Partai Golkar itu menyampaikan bahwa pemahaman yang mendalam serta pelaksanaan yang konsisten terhadap kedua warisan tersebut akan menjadi sumber kekuatan dari dalam, yang dibawa ke kancah diplomasi ke luar negeri. 

“Pemahaman yang mendalam dan pelaksanaan yang konsisten dari kedua warisan itu akan membawa kekuatan ke dalam negeri, sekaligus memperkuat diplomasi Indonesia di tengah masyarakat internasional,” ujar Panggah dikutip dari siaran pers yang diterima, Rabu (4/3).

Menurutnya, politik Bebas Aktif bukan sekadar sikap tidak berpihak pada blok tertentu di tengah rivalitas kekuatan besar dunia. Lebih dari itu, politik tersebut memiliki fondasi kokoh di dalam negeri yang bersumber dari nilai-nilai Pancasila.

“Jadi politik bebas aktif itu mempunyai dasar kuat ke dalam, bukan sekadar tidak ikut blok sana dan blok sini,” tuturnya.

Panggah menilai, dalam konteks konflik global seperti ketegangan antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran, sikap Indonesia yang menekankan aspek kemanusiaan dan perdamaian merupakan cerminan nyata dari nilai-nilai Pancasila. Ia merujuk pada sila kedua tentang kemanusiaan yang adil dan beradab, serta sila keempat yang mengedepankan musyawarah dan penyelesaian damai dibanding pertikaian dan peperangan.

Lebih lanjut, Panggah menjelaskan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila dan politik Bebas Aktif tidak hanya pada tataran wacana, tetapi dipahami dan dilaksanakan secara konsisten dan keyakinan penuh akan kebenaran nilai-nilai Pancasila akan menjadi kekuatan moral di dalam diplomasi politik bebas aktif di panggung internasional.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi Indonesia bukanlah ringan. Di panggung global, Indonesia berhadapan dengan kekuatan-kekuatan besar dari berbagai blok yang sarat kepentingan strategis.

“Karena yang dihadapi adalah kekuatan-kekuatan besar dari berbagai blok yang sarat kepentingan,” pungkasnya. (Fal)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya