Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS dugaan penganiayaan yang dilakukan terpidana Bahar bin Smith terhadap Very Idham Henyansyah alias Ryan Jombang berakhir damai. Keduanya sudah bersepakat untuk tidak memperkarakan masalah tersebut.
Hal ini disampaikan kuasa hukum Ryan Jombang, yakni Kasman Sangaji. Dia menyebut tim pengacara memutuskan untuk tidak melanjutkan kejadian tersebut ke kepolisian.
"Kami damai dan sepakat untuk tidak melanjutkan pada proses berikutnya," ungkap Kasman saat dikonfirmasi, Kamis (26/8).
Baca juga: Dianiaya Hingga Babak Belur, Ryan Jombang Polisikan Bahar Bin Smith
Keputusan tersebut disepakati seusai tim pengacara berkoordinasi dengan kliennya, Ryan Jombang. Dia menjelaskan bahwa keluarga Ryan tidak mempermasalahkan perkara tersebut. Sehingga, tidak perlu dilanjutkan ke ranah hukum.
Adapun Ryan disebut telah sembuh, setelah mengalami memar dan lebam akibat pertikaian di Lapas Kelas IIA Gunung Sindur. "Sudah ketemu Ryan. (perjanjian damai) Sudah disetujui pihak keluarga juga," imbuhnya.
Baca juga: Sidang Putusan Koalisi Ibu Kota Soal Polusi Udara Kembali Ditunda
Diketahui, terpidana kasus pembunuhan berantai Ryan Jombang sebelumnya melaporkan penceramah Bahar bin Smith ke Bareskrim Polri. Laporan itu terkait dugaan penganiayaan yang dialaminya di Lapas Gunung Sindur, Bogor.
Pengacara menyebut Bahar Smith mempunyai utang terhadap Ryan Jombang, namun tak kunjung melunasinya. Ryan kemudian disebut mengalami kekerasan oleh penceramah tersebut.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (16/8) lalu. Namun, Ditjen PAS Kemenkumham mengklaim bahwa masalah itu sudah selesai dan kedua pihak juga telah berdamai pascakejadian.(OL-11)
Polisi akan segera menjadwalkan ulang pemanggilan Bahar Smith terkait kasus pengeroyokan Banser Tangerang. Pemanggilan sebelumnya tak dipenuhi.
Menurut Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Prapto Lasono, ketidakhadiran BS dalam agenda pemeriksaan pertama disampaikan oleh kuasa hukumnya
BAHAN bin Smith ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Polisi ungkap peran Bahar bin Smith
Adapun, Bahar diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan/atau pengeroyokan dan/atau penganiayaan.
BAHAR bin Smith akan diperiksa polisi pada 4 Februari 2026 sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan oleh Polres Metro Tangerang Kota.
TERSANGKA kasus dugaan penganiayaan Bahar bin Smith akan diperiksa polisi pada 4 Februari 2026. Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan
BAHAN bin Smith ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Polisi ungkap peran Bahar bin Smith
DANIRIANSYAH, warga Dusun Mlaten, Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami penganiayaan oleh tiga orang tak dikenal selama perjalanan dalam mobil.
BAHAR bin Smith akan diperiksa polisi pada 4 Februari 2026 sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan oleh Polres Metro Tangerang Kota.
TERSANGKA kasus dugaan penganiayaan Bahar bin Smith akan diperiksa polisi pada 4 Februari 2026. Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan
TERSANGKA kasus dugaan penganiayaan Bahar bin Smith akan diperiksa polisi pada 4 Februari 2026.
Keempat pelaku sebelumnya saling tantang duel dengan kelompok pemuda lain di media sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved