Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MAJELIS hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat lagi-lagi menunda pembacaan putusan terkait gugatan Koalisi Ibu Kota tentang polusi udara. Sidang ditunda lantaran hakim belum siap membacakan putusan.
"Betul, sidang kembali diundur, karena terakhir ini belum siap membacakan putusan," kata Juru Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia Bondan Andriyanu kepada Media Indonesia, Kamis (26/8).
Bondan menerangkan penundaan sidang gugatan warga atas polusi udara ini menjadi yang ketujuh kalinya setelah putusan sidang pertama pada 20 Mei 2021.
"Rencananya sidang putusan ditunda ke 9 September 2021," ungkapnya.
Baca juga: WHO Kembali Ingatkan Bahaya Polusi Udara
Bondan berharap hakim pada sidang selanjutnya bisa memutuskan perkara ini dengan memenangkan gugatan. Bondan menegaskan tuntutan ini hanya agar pemerintah membuat kebijakan yang baik untuk masyarakat.
Sebelumnya, Koalisi Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta (Ibu kota), gabungan individu dan organisasi yang gigih memperjuangkan udara yang bersih menghadiri sidang perdana gugatan warga negara (citizen lawsuit) atas buruknya kualitas udara Jakarta di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
"Melalui sidang perdana dan gugatan ini, Koalisi Ibu kota menuntut agar para tergugat yakni Gubernur DKI Jakarta dan Gubernur Jawa Barat melakukan serangkaian kebijakan untuk memenuhi hak atas udara bersih bagi para penggugat dan 10 juta warga Jakarta lainnya," ungkap tim advokasi Ibukota Ayu Eza Tiara dalam keterangan tertulis, Kamis (1/8).(OL-5)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
Penelitian terbaru mengungkap polusi udara telah ada sejak Kekaisaran Romawi Kuno.
Konsentrasi partikel halus () di Tangerang Selatan kerap melampaui ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Riset Northwestern University ungkap asap kayu di rumah menyumbang 20% polusi mematikan di AS.
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima 3.922 Sertifikat Hak Pakai atas tanah aset milik daerah dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional
Pramono Anung meresmikan Transjabodetabek B51 Cawang-Cikarang. Tarif Rp3.500, jam 05.00-07.00 Rp2.000. Cek rute dan halte.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan sebanyak 270.000 peserta PBI BPJS Kesehatan di Jakarta yang terdampak pemutakhiran data akan tetap mendapatkan layanan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan dirinya tidak berniat masuk ke gorong-gorong saat mengikuti kerja bakti massal di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu (8/2).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan ambisi besar Jakarta untuk kembali merebut gelar juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved