Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Selat Hormuz Ditutup, Apa Dampaknya Buat Warga Jakarta?

Media Indonesia
01/3/2026 20:11
Selat Hormuz Ditutup, Apa Dampaknya Buat Warga Jakarta?
Pedagang mengatur barang dagangan mereka di Pasar Senen, Jakarta, Rabu (25/2/2026).(MI/Usman Iskandar.)

IRAN dilaporkan menutup Selat Hormuz, salah satu jalur paling vital pasokan minyak. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Selat Hormuz ditutup dari sengketa Iran dengan Amerika Serikat akan memberikan dampak bagi Jakarta.

"Jika Selat Hormuz ditutup pasti akan berdampak pada supply chain atau rantai pengiriman barang dan barang-barang mengalami kenaikan harga," ujar Pramono saat membuka JIS Ramadhan Festival 2026 di Jakarta, Minggu (1/3).

Selat Hormuz sangat strategis, merupakan jalur laut yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman, terletak di antara Oman dan Iran.

Selat Hormuz menjadi rute utama perdagangan energi global yang mana seperlima dari total ekspor minyak dunia, termasuk sebagian besar minyak dari negara-negara Teluk seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak, sebelum dikirim ke pasar internasional.

Meskipun ada kabar bahwa Selat Hormuz ditutup, Pramono meminta warga Jakarta tidak panik. Pemprov DKI Jakarta  akan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Pramono menyebut ada sejumlah komoditas bahan pokok di DKI Jakarta yakni cabai merah, daging, dan beras yang harganya diperhatikan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan stok kebutuhan pokok tersebut dalam kondisi lebih dari cukup.

Sedangkan untuk pasokan daging, Pramono mengatakan stok untuk Idul Fitri masih aman. Ia menyebut Pemprov DKI juga terus memantau perkembangan harga di pasar termasuk mengantisipasi kemungkinan inflasi akibat lonjakan harga.

 "Kami pantau di semua pasar utama di Jakarta belum terjadi kenaikan," pungkasnya. (Ant/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya