Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan pernyataan mengejutkan pada Selasa (6/1) waktu setempat, menuntut Venezuela untuk segera menyerahkan antara 30 hingga 50 juta barel minyak mentah kepada AS. Ultimatum ini disampaikan hanya beberapa hari setelah operasi militer AS yang dramatis berhasil menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro di Caracas.
Melalui platform media sosialnya, Truth Social, Trump menegaskan bahwa "Otoritas Sementara" di Venezuela—yang kini dipimpin oleh Wakil Presiden Delcy Rodríguez—harus menjual minyak kualitas tinggi tersebut pada harga pasar. Trump menyatakan bahwa hasil penjualan minyak ini akan berada di bawah kendali langsung dirinya sebagai Presiden AS.
"Saya telah meminta Menteri Energi Chris Wright untuk segera mengeksekusi rencana ini. Minyak tersebut akan diangkut oleh kapal penyimpanan dan dibawa langsung ke dermaga pembongkaran di Amerika Serikat," tulis Trump.
Ia menambahkan bahwa dana dari penjualan ini akan digunakan untuk "kesejahteraan rakyat Venezuela dan Amerika Serikat."
Pernyataan Trump menempatkan Delcy Rodríguez, yang ditunjuk sebagai pelaksana tugas presiden oleh Mahkamah Agung Venezuela pasca-penangkapan Maduro, dalam posisi yang sangat terjepit. Di satu sisi, Rodríguez secara terbuka mengecam operasi AS sebagai "agresi brutal" dan "penculikan ilegal". Namun, di sisi lain, Trump mengklaim bahwa Rodríguez telah berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan menunjukkan sinyal kesediaan untuk bekerja sama.
Trump bahkan melontarkan ancaman keras: jika Rodríguez tidak "melakukan apa yang benar" dan menolak menyerahkan pengelolaan minyak tersebut, ia akan membayar "harga yang sangat mahal"—bahkan mungkin lebih buruk daripada nasib Maduro.
Langkah agresif Washington ini memicu reaksi keras dari sekutu tradisional Venezuela. Tiongkok dan Rusia, yang memiliki investasi miliaran dolar di sektor energi Venezuela, mengutuk tindakan AS sebagai pelanggaran kedaulatan yang mencolok.
Beijing, yang mengimpor sebagian besar minyak Venezuela sebagai pembayaran utang, menyatakan "sangat terkejut" dan menyebut tindakan AS melanggar hukum internasional. Sementara itu, Moskow memperingatkan bahwa pengambilalihan aset minyak Venezuela oleh AS dapat memicu ketidakstabilan global yang lebih luas.
Meskipun Venezuela memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia (sekitar 300 miliar barel), infrastruktur energinya telah hancur akibat salah urus dan sanksi bertahun-tahun. Para analis energi menilai bahwa memindahkan 50 juta barel minyak dalam waktu singkat akan menjadi tantangan logistik yang masif, mengingat kondisi kilang dan pipa Venezuela yang memprihatinkan.
Namun, pasar minyak global mulai bereaksi dengan hati-hati. Jika AS berhasil mengambil alih kendali produksi Venezuela dan memulihkan infrastrukturnya melalui perusahaan raksasa seperti Chevron atau ExxonMobil, hal ini dapat mengubah peta suplai energi dunia secara drastis dalam jangka panjang. (AFP/Z-1)
BADAN Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) secara diam-diam disebut tengah berupaya membangun kehadiran permanen AS di Venezuela guna memengaruhi masa depan negara tersebut.
Presiden interim Venezuela Delcy Rodriguez menolak tekanan AS terkait produksi minyak. Di sisi lain, ratusan tahanan politik mulai dibebaskan sebagai isyarat perdamaian.
Donald Trump klaim senjata rahasia 'Discombobulator' lumpuhkan pertahanan Venezuela saat penangkapan Maduro. Teknologi ini bikin rudal Rusia dan Tiongkok tak berkutik.
Kelompok HAM Foro Penal mengonfirmasi pembebasan setidaknya 80 tahanan politik di Venezuela menyusul tekanan dari Amerika Serikat.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Pascapenangkapan Nicolas Maduro, Presiden Interim Venezuela Delcy Rodriguez dijadwalkan mengunjungi AS. Trump prioritaskan akses minyak di tengah ketegangan.
Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
AMERIKA Serikat (AS) memperluas kehadiran militernya di Timur Tengah dengan mengerahkan kapal induk dan jet tempur tambahan di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.
Tom Homan resmi pimpin operasi imigrasi di Minneapolis pasca penembakan warga sipil. Simak profil "Border Tsar" dan masa depan kebijakan deportasi AS.
Presiden Trump sebut laporan penahanan bocah 5 tahun sebagai hoaks. Di sisi lain, ICE bebaskan tahanan Ekuador setelah diancam sanksi oleh hakim federal.
Laporan terbaru DHS ungkap detail penembakan Alex Pretti di Minneapolis. Trump persoalkan senjata korban, sementara pejabat AS sebut teroris domestik.
Presiden Trump umumkan deeskalasi di Minneapolis pasca penembakan fatal warga sipil oleh agen federal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved