Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Venezuela dan AS Sepakati Kerja Sama Sektor Pertambangan, Reformasi Hukum Disiapkan

Thalatie K Yani
05/3/2026 08:34
Venezuela dan AS Sepakati Kerja Sama Sektor Pertambangan, Reformasi Hukum Disiapkan
Menteri Dalam Negeri Amerika Serikat, Doug Burgum dan Presiden interim Venezuela, Delcy Rodríguez(Media Sosial X)

PRESIDEN interim Venezuela, Delcy Rodríguez, dan Menteri Dalam Negeri Amerika Serikat, Doug Burgum, mengumumkan kesepakatan untuk bekerja sama dalam mengembangkan sektor pertambangan di Venezuela. Pertemuan tingkat tinggi ini berlangsung di istana kepresidenan di Caracas, menandai kunjungan kedua menteri AS sejak serangan dan penangkapan Nicolás Maduro pada Januari lalu.

Setelah sebelumnya mengubah undang-undang untuk membuka investasi asing di sektor minyak, kini pemerintah Venezuela merencanakan reformasi serupa untuk sektor pertambangan. Langkah ini bertujuan untuk mengundang keterlibatan perusahaan internasional dalam mengelola kekayaan alam negara tersebut.

Membuka Pintu bagi Perusahaan Raksasa Dunia

Meskipun detail reformasi belum diumumkan secara rinci, Ketua Kongres Venezuela sekaligus saudara laki-laki presiden interim, Jorge Rodríguez, menyatakan perubahan aturan ini akan memungkinkan "perusahaan asing besar" untuk menambang mineral serta logam tanah jarang.

Selain memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, Venezuela kaya akan emas, berlian, mineral kritis, dan mineral tanah jarang yang esensial untuk produksi perangkat teknologi seperti ponsel.

Namun, sektor ini juga menghadapi tantangan besar. Pertambangan ilegal telah meluas di Venezuela, memicu kecaman dari aktivis lingkungan akibat penggundulan hutan dan polusi. Maraknya operasi tambang oleh geng kriminal serta tuduhan korupsi politik menjadi catatan kelam yang harus dibenahi oleh pemerintahan baru.

Pujian dari Donald Trump dan Janji Investasi

Menanggapi pertemuan tersebut, Presiden AS Donald Trump memberikan pujian kepada Delcy Rodríguez. Ia menyebut Rodríguez telah melakukan "pekerjaan yang hebat" dan bekerja sama dengan baik bersama perwakilan AS. Trump menambahkan kedua negara kini memiliki "hubungan yang luar biasa".

"AS juga akan membuat kehidupan rakyat Venezuela menjadi indah," ujar Trump. Ia juga menyinggung keuntungan bagi AS dari "ratusan juta barel minyak" yang saat ini sedang dikelola bersama.

Menteri Doug Burgum yang memimpin Dewan Dominasi Energi Nasional AS, membawa serta perwakilan dari lebih dari dua lusin perusahaan pertambangan Amerika. "Mereka mewakili investasi senilai miliaran dolar dan ribuan lapangan kerja baru dengan gaji tinggi," kata Burgum.

Upaya Menuju Stabilitas Baru

Dalam pernyataan bersama di istana kepresidenan, Delcy Rodríguez mendesak para anggota parlemen untuk mendukung reformasi ini agar investasi segera mengalir. Ia mengklaim bahwa kerja sama dengan AS berjalan sangat mulus.

"Kita mendapatkan nilai sempurna dalam segala hal... 20 dari 20," ujar Rodríguez, merujuk pada kepuasan pihak AS atas kerja sama yang terjalin sejauh ini.

Meski demikian, bayang-bayang masa lalu masih terlihat. Istana kepresidenan masih dipenuhi gambar Nicolás Maduro, termasuk poster baru bertagar "#KamiInginMerekaKembali". Maduro sendiri dijadwalkan akan menjalani persidangan di Amerika Serikat pada akhir Maret ini atas tuduhan memimpin organisasi kriminal internasional yang terlibat dalam pertambangan ilegal dan perdagangan narkoba—tuduhan yang selalu ia bantah. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya