Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Delcy Rodriguez Melawan: Cukup Sudah Washington Memerintah Venezuela

Thalatie K Yani
27/1/2026 07:05
Delcy Rodriguez Melawan: Cukup Sudah Washington Memerintah Venezuela
Presiden interim Venezuela Delcy Rodriguez menolak tekanan AS terkait produksi minyak. Di sisi lain, ratusan tahanan politik mulai dibebaskan sebagai isyarat perdamaian.(Instagram)

PRESIDEN interim Venezuela, Delcy Rodriguez, mengeluarkan pernyataan keras terhadap campur tangan Amerika Serikat dalam urusan internal negaranya. Dalam sebuah pidato di hadapan pekerja minyak di Puerto La Cruz pada Minggu waktu setempat, Rodriguez menegaskan Venezuela menolak terus-menerus didikte Washington.

"Cukup sudah perintah Washington atas politisi di Venezuela," ujar Rodriguez dalam acara yang disiarkan oleh saluran negara, Venezolana de Televisión. "Biarkan politik Venezuela menyelesaikan perbedaan dan konflik internal kami sendiri. Republik ini telah membayar harga yang sangat mahal karena harus menghadapi konsekuensi dari fasisme dan ekstremisme."

Pernyataan ini muncul di tengah tekanan masif Gedung Putih agar Venezuela segera memulihkan produksi minyak pasca penangkapan mantan pemimpin Nicolas Maduro oleh pasukan AS pada awal Januari lalu. Meski Rodriguez didukung oleh AS sebagai pemimpin transisi, ia kini mulai menunjukkan sikap defensif terhadap kedaulatan nasionalnya.

Diplomasi di Atas Tali yang Tegang

Sejak menjabat hampir satu bulan lalu, Rodriguez berada dalam posisi sulit. Ia harus menjaga loyalitas pendukung Maduro di dalam negeri sembari memastikan hubungan dengan Gedung Putih tetap stabil.

AS sebelumnya telah mengajukan sejumlah tuntutan berat, termasuk memutus hubungan diplomatik dengan Tiongkok, Iran, Rusia, dan Kuba. Selain itu, Washington mendesak Venezuela untuk bermitra secara eksklusif dengan AS dalam produksi minyak, mengingat Venezuela memiliki cadangan minyak mentah terbesar di dunia yang kompatibel dengan kilang-kilang Amerika.

Presiden Donald Trump sendiri sebelumnya sempat memuji Rodriguez sebagai "orang yang hebat." Namun, AS juga tetap menjalin komunikasi dengan tokoh oposisi Maria Corina Machado, yang pekan lalu sempat makan siang bersama Trump di Gedung Putih.

Pembebasan Tahanan Politik

Di tengah ketegangan retorika politik, pemerintah transisi mulai menunjukkan itikad baik terkait tuntutan kemanusiaan AS. Pada Minggu, organisasi hak asasi manusia Foro Penal melaporkan sedikitnya 104 orang telah dibebaskan dari penjara.

Langkah ini menyusul pengumuman pemerintah pada 8 Januari lalu untuk membebaskan sejumlah besar tahanan sebagai "isyarat perdamaian" kepada Washington. Hingga kini, Foro Penal mencatat total 266 orang telah dibebaskan, sementara Rodriguez mengeklaim jumlahnya telah mencapai 626 orang dalam beberapa pekan terakhir.

Donald Trump menyambut baik perkembangan ini melalui pernyataan pada hari Senin. Ia berterima kasih kepada kepemimpinan Venezuela atas apa yang ia sebut sebagai "isyarat kemanusiaan yang kuat" dan memperkirakan tingkat pembebasan akan terus meningkat dalam waktu dekat.

Rodriguez menyatakan akan segera berkoordinasi dengan kantor Komisaris Tinggi HAM PBB, Volker Türk, untuk memverifikasi daftar tahanan yang dibebaskan guna memastikan transparansi yang selama ini dituntut oleh aktivis dan pihak oposisi. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya