Senin 15 Februari 2021, 12:33 WIB

Mahfud Nilai Pernyataan JK Bikin Masyarakat Bingung

Nur Azizah | Politik dan Hukum
Mahfud Nilai Pernyataan JK Bikin Masyarakat Bingung

ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA
Menko Polhukam Mahfud MD

 

MENTERI Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut pernyataan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) justru yang membuat membuat masyarakat bingung. Baru-baru ini JK mempertanyakan respon pemerintah terhadap kritikan tanpa harus dipolisikan.

Mahfud menegaskan pemerintah tidak pernah mempolisikan masyarakat. Laporan tersebut dibuat dari aduan warga.

"Laporan-laporan ke polisi itu dilakukan oleh warga negara terhadap warga negara," kata Mahfud dalam akun twitternya, @mohmahfudmd, Jakarta, Senin (15/2).

Mahfud mengatakan hal tersebut sama dengan yang dilakukan keluarga JK belum lama ini. Keluarga JK melaporkan eks politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.

"Baru-baru ini juga keluarga Pak JK melaporkan Ferdinand Hutahaean, Rusli Kamri, dan cawalkot Makassar ke polisi karena dugaan tudingan main politiknya Pak JK. Jadi pernyataan Pak JK adalah ekspresi dilema kita," ujar Mahfud.

Baca juga: Mahfud MD: Pengkritik Dipanggil Polisi sudah Ada di Era Wapres JK

Sebelumnya, JK angkat bicara soal pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta masyarakat mengkritik pemerintah. Dia mempertanyakan bagaimana cara masyarakat menyampaikan kritik tanpa harus berurusan dengan kepolisian.

"Tentu banyak yang ingin melihatnya bagaimana caranya mengkritik pemerintah tanpa dipanggil polisi," ujar JK saat diskusi virtual Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dikutip Medcom.id, Sabtu (13/2).

Kritikan terhadap pemerintah menurutnya sangat diperlukan untuk menjaga iklim demokrasi. Termasuk dari partai oposisi agar adanya kontrol di pemerintahan.

"Harus ada check and balance. Ada kritik dalam pelaksanaannya. Tanpa kontrol terhadap pemerintah, maka demokrasi tidak berjalan," lanjut Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) itu. (A-2)

Baca Juga

dok.pribadi

Pendeta Alberth Yoku: Tindakan Korupsi Lukas Enembe Tanggung Jawab Pribadi

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 25 September 2022, 19:54 WIB
PENETAPAN Lukas Enembe (LE) menjadi tersangka oleh KPK mendapat dukungan dari sejumlah tokoh lokal Papua, salah satunya pendeta Alberth...
dok.ist

Pengamat: Kritikan SBY Soal Dugaan Kecurangan Pemilu 2024 Asumsi Saja

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 19:05 WIB
DIREKTUR Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai, kritik Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY soal dugaan...
Instagram @gerindra

Prabowo Sowan Ke 9 Kiai Sepuh NU Jateng, M Qodari: Game Changer di Pilpres 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 17:57 WIB
“Ini memperlihatkan arah baru untuk segmentasi atau basis politik yang dituju. Kita tahu pada 2014 dan 2019 arahnya itu dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya