Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Oesman Sapta: Mahasiswa Harus Berpikir Tajam dan Tempa Diri dengan Pengalaman

Golda Eksa
22/1/2026 21:30
Oesman Sapta: Mahasiswa Harus Berpikir Tajam dan Tempa Diri dengan Pengalaman
Pembina Yayasan Pendidikan OSO, Oesman Sapta Odang .(MI)

UNIVERSITAS OSO (UNOSO) sukses menyelenggarakan prosesi Wisuda Ke-2 yang berlangsung khidmat di Pontianak Convention Center (PCC), Kalimantan Barat, Kamis (22/1). Dalam momentum tersebut, Pembina Yayasan Pendidikan OSO, Oesman Sapta Odang (OSO), menekankan pentingnya sinergi antara kualitas akademik dan pengalaman lapangan bagi para lulusan.

Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional, di antaranya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, akademisi Rocky Gerung, serta jajaran pejabat daerah seperti Gubernur Kalbar Ria Norsan dan Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan.

Dalam sambutannya, Oesman Sapta mengingatkan para wisudawan untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi bangsa, negara, dan khususnya masyarakat daerah. Ia menegaskan bahwa mahasiswa harus selalu berpihak pada kebenaran. "Kepada para lulusan UNOSO, teruslah bermanfaat untuk sesama, untuk daerah maju," ujar OSO.

Tokoh nasional asal Kalimantan Barat ini juga menekankan bahwa UNOSO lebih mengutamakan kualitas daripada kuantitas lulusan. Menurutnya, ijazah saja tidak cukup tanpa tempaan pengalaman yang nyata.

"Pendidikan sangat penting, tapi mahasiswa juga harus menempa diri dengan pengalaman. Anda harus berpikir tajam tentang bagaimana membangun sistem yang anda pelajari. Untuk itu, anda tidak hanya harus baca buku untuk lulus, tapi harus mencari pengalaman yang bisa menambah ilmu anda," tuturnya.

Ia menambahkan, meski jumlah lulusan belum besar, fokus utama adalah mencetak sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. "Saya mau 50 sampai 100 orang saja, tapi berkualitas. UNOSO harus membangun kualitas yang berasal dari Kalbar," cetusnya.

MEMBANGUN BANGSA
Senada dengan OSO, Mahfud MD dalam orasi ilmiahnya memberikan apresiasi atas produktivitas UNOSO yang telah mencetak dua angkatan lulusan dalam waktu enam tahun. Namun, ia memberikan peringatan keras mengenai tantangan di 'laboratorium kehidupan'.

"Sangat produktif menyediakan kaum terdidik dengan idealisme yang siap membangun bangsa. Selamat UNOSO telah mengantar Indonesia ke depan yang lebih baik," ucap Mahfud.

Mahfud menekankan bahwa kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik. Ia menitikberatkan pada aspek integritas sebagai kunci keberhasilan.

"Kadang kala kalau hanya mengandalkan ijazah, orang bisa cari ijazah dengan cara tidak benar. Oleh sebab itu, yang terpenting adalah integritas. Integritas itu kejujuran, sikap untuk melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan apa yang diucapkan, dipikirkan, kemudian dilaksanakan dalam tindakan," jelasnya.

Lebih lanjut, Mahfud mengutip pandangan Rocky Gerung mengenai makna ijazah. "Kata Pak Rocky, ijazah tanda kuliah di kampus, belum tentu tanda orang berpikir. Integritas itu kejujuran, bertemunya intelektualitas dengan moralitas. Bertemunya otak dan watak," terangnya.

Sementara itu, Rektor Universitas OSO, Yarlina Yacoub, melaporkan bahwa pada wisuda kali ini pihaknya meluluskan 46 wisudawan yang berasal dari Program Studi Manajemen, Hukum, serta Ilmu Pengetahuan Alam dan Kelautan.

Seiring perkembangan, UNOSO kini telah memiliki delapan program studi, termasuk penambahan prodi baru seperti Sistem Teknologi Informasi, Bisnis Digital, dan Administrasi Rumah Sakit pada 2026.

"Kami siapkan lulusan terbaik agar bisa bersaing. Terima kasih Pak OSO atas perhatiannya terhadap pendidikan dan peningkatan SDM daerah," tandas Yarlina, sembari menegaskan komitmen UNOSO untuk menuju level internasional melalui kerja sama dengan Unimas Malaysia.

Gubernur Kalbar Ria Norsan, turut memberikan apresiasi dan berharap UNOSO terus berkolaborasi dengan dunia industri. "UNOSO harus berkolaborasi dengan dunia usaha dan industri, agar tercipta SDM berkualitas yang siap masuk dunia kerja," pungkasnya. (P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya