Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
DPP Hanura akan memastikan struktur kepengurusan lengkap di seluruh provinsi hingga tingkat kelurahan dan desa terbentuk sebelum Desember 2026.
Demikian penegasan Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) saat membacakan keputusan dan rekomendasi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I dan Bimbingan Teknis (Bimtek) 2025 di Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/12) malam.
Ia menyatakan Hanura semakin solid dan siap menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, rakernas mengistruksikan seluruh jajaran partai memenuhi syarat peserta Pemilu 2029, yakni pemenuhan verifikasi faktual, struktur, dan keanggotaan pada 2026-2027. Kemudian, melakukan pendidikan kader di setiap tingkatan, setelah terbentuknya kepengurusan.
Selain itu, lanjut dia, rakernas juga memutuskan menegakkan aturan organisasi, yakni sanksi tegas bagi pengurus yang tidak aktif, dan penghargaan bagi mereka yang berhasil memenuhi indikator kerja.
"Saya juga akan melakukan restrukturisasi DPP," ujar mantan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI itu.
Selain keputusan internal, sambung Oso, Hanura juga mendukung upaya pemerintah mewujudkan kesejahteraan rakyat dan keadilan sosial. Hanura berkomitmen menjunjung politik bersih dan pemerintahan yang berintegritas.
"Partai Hanura mendesak para stakeholder politik di Indonesia untuk melakukan peningkatan akses pendidikan pemilu bagi rakyat. Khususnya, generasi muda, perempuan, penyandang disabilitas, dan daerah terpencil," kata dia.
Soal penyempurnaan sistem pemilu, lanjutnya, Hanura akan memastikan pemerataan representasi politik di seluruh daerah di Indonesia, serta memberi penghormatan terhadap suara rakyat, sebagai wujud kedaulatan rakyat.
"Jangan ada lagi 17 juta suara yang hilang. Hanura akan berjuang untuk menjaga kedaulatan suara rakyat," tegasnya.
Lebih lanjut, Oso menuturkan, Hanura juga mendesak pemerintah melakukan pemerataan pembangunan di daerah, utamanya sektor kesehatan, pendidikan, serta pangan dan energi, yang menjadi tuntutan bagi kesejahteraan rakyat.
Dia menegaskan, rekomendasi tersebut menjadi tanggung jawab kolektif seluruh pengurus dan kader Hanura, sebagai bukti komitmen politik, kerakyatan, loyalitas, dan integritas moral menuju kemenangan 2029.
"Demi terwujudnya, 'Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera'. Setelah daerah makmur, baru ada Indonesia makmur," pungkas Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2017-2019 itu.
Penutupan Rakernas I dan Bimtek Hanura juga dihadiri pengamat politik dan filsuf, Rocky Gerung. Di hadapan Pengurus DPP, Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan ratusan kader Hanura, Rocky memuji kepemimpinan Oso.
"Politik itu tukar tambah argumen. Oso melakukan itu, karena Oso artinya 'Otak Semua Orang'. Dia mengerti semua otak. Otaknya lengkap, otak pemimin, politisi, pengusaha," kata Rocky membuka orasinya.
Dia mengapresiasi Hanura yang mengundangnya untuk 'mengaktifkan' akal sehat para kadernya. Ditegaskan Rocky, fungsi partai adalah menghasilkan manusia yang berpikir, dan Hanura mempunyai tugas untuk membuat Hati Nurani Rakyat kembali ke republik.
"Anda (kader Hanura) dihukum oleh sejarah dan diminta oleh peradaban, untuk membangkitkan hati nurani rakyat. Karena anda semua memakai nama ini," ingatnya.
Lebih lanjut, Rocky mengingatkan, seluruh kader Hanura untuk mengambil alih beban dan memikul masa depan. Karenanya, kapasitas dan kapabilitas kader harus terus ditingkatkan, agar para calon pemimpin dari Hanura tidak sekadar mengandalkan elektabilitas.
"Diperlukan pemimpin yang punya otak. Pastikan calon pemimpin Hanura lulus etikabilitas, intelektualitas, kemudian elektabilitas," imbuhnya.
Rocky mengaku setuju dan mendukung gagasan yang diperjuangkan Hanura, yakni membangun dari daerah. Sebab, tidak ada Indonesia sejahtera, tanpa ada daerah berdaya.
"Yang saya senang partai usung tagline yang kuat, yaitu Daerah Berdaya Republik Sejahtera. Itu prinsip waktu kita bangun republik ini," cetusnya.
Selain itu, dia juga mendukung perjuangan Sekber Gerakan Kadaulatan Suara Rakyat (GKSR) tentang Parliamentary Threshold (PT) 1%, agar tidak ada lagi suara rakyat yang hilang pada pemilu mendatang. Bahkan, Rocky menegaskan setuju PT 0%.
"Itu namanya kesetaraan warga negara. Jadi, nggak boleh ada threshold. Satu-satunya threshold, adalah aturan 50% plus 1. Jadi, kompetisi di situ saja. Enggak mungkin dari awal itu dipasang threshold," tandasnya. (P-2)
PEMUDA Katolik resmi meluncurkan Sekolah Politik dan Demokrasi Batch 1 atau POLITIKU.
Menurut Muhaimin, kepemimpinan Prabowo tidak hanya relevan untuk satu periode, tetapi juga memiliki potensi keberlanjutan.
Menurut Titi, menaikkan atau menurunkan ambang batas bukan hanya tidak rasional, tetapi juga berpotensi memperdalam ketidakadilan representasi politik.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
Rakernas Amdatara ini bertujuan merumuskan arah kebijakan organisasi demi mendorong pertumbuhan industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang sehat dan berkelanjutan
Presiden RI ke-7, Joko Widodo menegaskan dukungan dan harapan besarnya terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) usai memberikan motivasi langsung dalam Rakernas
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
ASOSIASI Ma’had Aly Indonesia (AMALI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana di bawah kepengurusan masa khidmat 2026–2030 di Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved