Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Amdatara Gelar Rakernas Perdana untuk Dorong Daya Saing Industri AMDK

Basuki Eka Purnama
04/2/2026 07:42
Amdatara Gelar Rakernas Perdana untuk Dorong Daya Saing Industri AMDK
Ketua Umum Amdatara, Karyanto Wibowo(MI/HO)

PERKUMPULAN Usaha Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (Amdatara) resmi menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertamanya di Hotel Novotel Jakarta Pulomas, Selasa (3/2). 

Forum strategis bertema "Rapatkan Barisan, Perkuat Kolaborasi, Tingkatkan Daya Saing" ini bertujuan merumuskan arah kebijakan organisasi demi mendorong pertumbuhan industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang sehat dan berkelanjutan.

Meski baru berdiri sejak akhir 2025, Amdatara telah menunjukkan gerak cepat dalam membangun ekosistem industri. 

Ketua Umum Amdatara, Karyanto Wibowo, mengungkapkan bahwa dalam satu setengah bulan perjalanannya, organisasi ini telah aktif menjalin dialog dengan berbagai pemangku kepentingan strategis, mulai dari kementerian hingga lembaga regulator.

“Alhamdulillah kita mendapat dukungan dari Pemerintah selaku mitra strategis kami,” ujar Karyanto dalam sambutannya di Jakarta. 

Ia menyebut telah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Kementerian Perindustrian, Kementerian Perhubungan, hingga BPOM.

Selain memperkuat hubungan di tingkat pusat, Amdatara fokus memperluas jangkauan melalui penguatan jaringan Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Langkah ini dinilai krusial untuk memfasilitasi kolaborasi anggota dengan pemerintah daerah, mengingat mayoritas operasional perusahaan AMDK berada di wilayah-wilayah.

“Karena sebagian besar perusahaan AMDK berada di daerah sehingga memang sangat penting bagi kita untuk memperkuat jaringan kita di daerah,” ucap Karyanto.

Sebagai organisasi baru yang kini menaungi lebih dari 80 perusahaan dengan 150 merek, Amdatara memprioritaskan dua langkah penguatan internal. 

Pertama, melakukan strategi komunikasi masif melalui media sosial dan kolaborasi offline. Kedua, memperkuat peran sekretariat sebagai tulang punggung organisasi.

Secara substansi, Rakernas ini menjadi ruang konsolidasi untuk merumuskan solusi atas berbagai tantangan industri, seperti harmonisasi regulasi SNI, perizinan air, sertifikasi halal, hingga kebijakan Extended Producer Responsibility (EPR). 

Hal ini sejalan dengan posisi strategis industri AMDK yang mencatatkan pertumbuhan konsisten 5-8 persen per tahun, dengan kapasitas produksi nasional mencapai 47 miliar liter per tahun.

Sektor ini juga terbukti memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi ekonomi nasional, menyerap sekitar 46 ribu tenaga kerja langsung, serta menguatkan rantai pasok bagi industri UMKM.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan KLH, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, serta jajaran pakar lintas disiplin, mulai dari ahli hidrogeologi, pakar nutrisi UI dan IPB, hingga teknologi kemasan. 

Kehadiran para pakar dan pejabat pemerintah ini menegaskan komitmen Amdatara dalam membangun industri yang patuh regulasi, inovatif, dan ramah lingkungan. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya