Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Jokowi Bicara Soal Masa Depan Politik, Sebut PSI Masa Depan Indonesia

Lina Herlina
31/1/2026 14:24
Jokowi Bicara Soal Masa Depan Politik, Sebut PSI Masa Depan Indonesia
Presiden ke-7 Jokowi Bicara Soal Masa Depan Politik di Rakernas PSI(MI/Lina Herlina)

PRESIDEN RI ke-7, Joko Widodo menegaskan dukungan dan harapan besarnya terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) usai memberikan motivasi langsung dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) partai tersebut di Sabtu, Jumat (31/1). 

Kehadirannya memicu spekulasi, namun ia menegaskan perannya sebagai motivator bagi partai yang ia sebut super terbuka.

Dalam wawancara usai memberi arahan di sela Rakernas PSI di Hotel Claro Makassar, Jokowi secara gamblang menyampaikan pandangan strategisnya tentang peta politik nasional. "Saya melihat PSI ini adalah masa depan, masa politik Indonesia," tegasnya.

Jokowi tidak sekadar memberikan semangat umum. Ia menyampaikan instruksi dan target yang sangat konkret, hasil dari pembicaraan dengan pucuk pimpinan PSI, termasuk Ketua Umum, Ketua Harian, Ketua Dewan Pembina, dan Sekjen.

"PSI memang harus menyelesaikan struktur partainya sampai ke tingkat desa, RT, dan RW akhir tahun ini," paparnya dengan nada serius.

Menurut Jokowi, kekuatan mesin partai terletak pada kemampuannya menjangkau akar rumput. "Yang namanya struktur sampai ke tingkat paling bawah yang bisa menyentuh, yang bisa berhubungan langsung dengan rakyat itu adalah struktur yang ada di desa, di RT, di RW," ujarnya.

Ia juga memberikan pesan keras kepada seluruh jajaran pengurus untuk bekerja keras, bekerja mati-matian, bekerja habis-habisan untuk partai dan nantinya larinya untuk negara.

Isu Keanggotaan

Ketika ditanya apakah kehadirannya menegaskan bahwa dirinya telah berada di PSI, Jokowi tidak menjawab secara langsung tentang status keanggotaan. Ia menekankan filosofi dan kebutuhan politik nasional sebagai alasan dukungannya.

"Partai ini perlu disemangati, karena negara kita memerlukan partai yang baik. Memerlukan politik kebaikan, politik yang baik," jelas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Soal target Pemilu 2029, Jokowi optimis namun berambisi lebih tinggi. "Kalau untuk masuk Senayan, dengan struktur dan semangat yang ada sekarang, insyaallah tidak ada masalah. Tapi targetnya bukan itu," tandasnya, memberi sinyal bahwa harapan yang dibebankan pada PSI lebih besar dari sekadar perolehan kursi di parlemen.

Kehadiran dan pernyataan presiden yang sangat spesifik ini mengukuhkan PSI sebagai salah satu kekuatan politik yang diperhitungkan dalam peta menuju Pemilu 2029. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya