Rabu 30 Desember 2020, 17:56 WIB

Soal Pembubaran FPI, Komnas HAM: Kami Pelajari Dulu

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Soal Pembubaran FPI, Komnas HAM: Kami Pelajari Dulu

MI/Dwi Adam
Komnas HAM

 

KOMISIi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan mencermati keputusan pemerintah yang membubarkan organisasi Front Pembela Islam (FPI). Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan meski sudah mengetahui kabar itu, pihaknya akan lebih dulu memelajari kebijakan pemerintah itu.

"Ini kan pengumuman baru. Kami belum membaca isi keputusan itu. Saya kira Komnas HAM perlu membaca dulu dan memelajari hal ini dan tentu saja harus cermat," ucapnya, Rabu (30/12).

Ia mengatakan Komnas HAM akan merespons soal pembubaran FPI itu dalam beberapa hari mendatang. Pasalnya, Komnas HAM juga belum menerima salinan SKB pembubaran FPI.

"Apalagi tim kami juga sedang bekerja yang itu berurusan dengan kasus Tol Cikampek di mana ada FPI di situ. Jadi perlu waktu bagi kami untuk membaca lebih lengkap dan mempelajarinya," ucapnya.

Baca juga : Sejumlah Rancangan PP tidak Sejalan dengan UU Cipta Kerja

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD mengumumkan penghentian dan pelarangan kegiatan FPI. Mahfud menyatakan berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No 82/PUU XI/2013, FPI tak memiliki dasar hukum untuk menjalankan aktifitas.

"Pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan kegiatan yang dilakukan FPI karena FPI tidak lagi memiliki legal standing baik sebagai ormas maupun organisasi biasa," ujar Mahfud MD.

Keputusan itu diambil lantaran dinilai banyak catatan pelanggaran antara lain kegiatan sweeping secara sepihak, razia, dan provokasi. Mahfud mengatakan FPI sejak Juni 2019 secara de jure telah bubar sebagai ormas.

Namun, kata Mahfud, FPI tetap melakukan kegiatan yang melanggar ketertiban dan keamanan serta bertentangan dengan hukum. (OL-2)

 

Baca Juga

Chaliya/123Rf

BPK Rekomendasikan Kemenkominfo Segera Sahkan RUU Perlindungan Data Pribadi

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 24 Mei 2022, 23:24 WIB
Upaya tersebut perlu dilakukan demi menjamin keamanan dan ketahanan siber masyarakat...
Dok MI

Kejagung Turunkan 34 JPU untuk Sidang Pelanggaran HAM Berat Paniai

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 24 Mei 2022, 22:50 WIB
Tersangka IS yang merupakan perwira penghubung pada Kodim Paniai mengikuti proses...
MI/BAYU ANGGORO

NasDem Suarakan Andika Perkasa dan Rahmat Gobel Menuju Pilpres 2024

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 24 Mei 2022, 22:45 WIB
Penyaringan nama-nama capres dari semua dewan pimpinan wilayah (DPW) provinsi terus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya