Selasa 25 Januari 2022, 14:54 WIB

Bentrok di Sorong Jangan Sampai Jadi Perhatian Dunia

Febry Septian/Putri Lukman (Metro TV) | Nusantara
Bentrok di Sorong Jangan Sampai Jadi Perhatian Dunia

Antara
Sejumlah polisi berjaga di tempat hiburan malam Double O usai bentrokan di Kota Sorong, Papua Barat, Selasa dini hari (25/1/2022).

 

ANGGOTA Komisi III DPR Arsul Sani meminta pemerintah memberi penjelasan terkait dengan bentrok antar-kelompok di Sorong, Papua Barat, Selasa (25/1/2022) subuh. Pasalnya, situasi di ujung timur Indonesia itu selalu menarik perhatian dunia internasional.

"Kejadian di Papua (dan Papua Barat) sering membuat atensi internasional lebih tinggi daripada wilayah lain sehingga kerap berkembang spekulasi jauh dari apa yang sebenarnya terjadi," kata Arsul kepada wartawan di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta.

Baca juga: Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura Ciptakan Efek Gentar

Menurut dia, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertahanan dan Polri harus memerinci siapa yang terlibat dalam bentrok tersebut. Begitupula dengan penyebabnya yang kemudian memicu bentrok. "Jelaskan secara jelas apa yang terjadi di sana," tukas Arsul.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menambahkan, penanganan konflik di Papua dan Papua Barat memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pendekatan keamanan harus dilakukan sedemikian rupa.

"Ya tentu lah, persoalannya ini kan kadang-kadang enggak mudah. Di DPR juga memahami (kesulitan itu)," imbuh Arsul.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyebutkan, Polda Papua Barat dan Polres Sorong sudah berupaya meredam bentrok dua kelompok warga. Kejadian itu menyebabkan belasan orang tewas dan diduga terjadi di sebuah tempat hiburan malam di Sorong.

Baca juga: Angin Puting Beliung Rusak Dua Rumah di Padang

"Polda jajaran langsung berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat untuk mencegah tidak ada aksi balasan atau aksi lainnya," kata Dedi dalam keterangannya diterima di Jakarta, Selasa.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi mengutarakan pertikaian di Kota Sorong, Papua Barat, terjadi Selasa (25/1/2022) sekitar Pukul 04.00 WIT. Jumlah korban tewas menjadi 19 orang. Menurutnya, bentrok melibatkan dua Kelompok Suku Kei dan Suku Ambon Pelau di Mini Bar Double O. (A-3)

Baca Juga

Dok. Pribadi

4 Warga Binaan Lapas Waingapu Dipindahkan ke Lapas Batu Nusakambangan

👤Rahmatul Fajri 🕔Senin 16 Mei 2022, 20:12 WIB
“WBP yang kami pindahkan ke Lapas Nusakambangan ini terlaksana atas hasil kolaborasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa...
Dok. BPBPK

Ada 86 Titik Panas, BPBPK Kalteng Rutin Lakukan Patroli Pemadaman Karhutla

👤Surya Siryantoi 🕔Senin 16 Mei 2022, 20:00 WIB
"Kita terus waspada dan melakukan patroli lahan pada yang berpotensi terbakar. Saat ini memang sudah ada karhutla namun masih skala...
Dok. teman Sandi

Asah Kreativitas Warga di Pati, Teman Sandi Gelar Berbagai Lomba dan Donasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 16 Mei 2022, 19:20 WIB
Lomba tersebut bertujuan untuk meningkatkan rasa kekompakan dan solidaritas antar sesama. Hasil lomba ini mengambil tiga pemenang untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya