Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua, Pilot dan Kopilot Tewas

Siti Yona Hukmana
11/2/2026 17:33
Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua, Pilot dan Kopilot Tewas
Pesawat Smart Air dengan nomor penerbangan PK-SNR ditembak KKB di Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Kamis (11/2).(ANTARA/HO/Dokumentasi)

POLISI membeberkan kronologi penembakan pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PKS-NR di Bandara Koroway Batu atau Danau Wage, Distrik Kombai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2) siang. Insiden tersebut mengakibatkan pilot dan kopilot meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito, mengatakan penembakan diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang berada di kawasan hutan sekitar bandara. Peristiwa terjadi saat pesawat hendak mendarat sekitar pukul 11.00 WIT.

"Dapat saya sampaikan, bahwa pada hari ini Rabu 11 Januari 2026, sekitar pukul 11 Waktu Indonesia Timur, Polres Boven Digoel telah menerima informasi dari pihak kantor Bandara Tanah Merah di Boven Digoel, bahwa telah terjadi penembakan di Bandara Koroway, Batu atau Danau Wage, Distrik Kombai, Kabupaten Boven Digoel," kata Cahyo kepada Metrotvnews.com, Rabu (11/2). 

Cahyo menjelaskan, pesawat tersebut dipiloti Kapten Egon Erawan dan Kopilot Kapten Baskoro dengan membawa 13 penumpang. Pesawat berangkat dari Bandara Tanah Merah pada pukul 10.35 WIT. Saat proses pendaratan di Bandara Koroway, pesawat mendapat serangan berupa tembakan dari arah hutan di samping area bandara.

"Dan pada pukul 13.27 Waktu Indonesia Timur, Polres Boven Digoel telah mendapat informasi adanya korban jiwa akibat penyerangan yaitu dua orang yang diduga adalah pilot dan kopilot," ungkap Cahyo.

Saat ini, Polda Papua telah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut dan mengirimkan tim guna memburu para pelaku.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya