Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

Ini Identitas Pilot-Kopilot dan 13 Penumpang Pesawat Smart Air yang Ditembak di Papua

Akmal Fauzi
11/2/2026 18:32
Ini Identitas Pilot-Kopilot dan 13 Penumpang Pesawat Smart Air yang Ditembak di Papua
Pesawat Smart Air yang diserang KKB hingga menewaskan pilot dan kopilot di Lapangan Terbang Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Kamis (11/2/2026).(ANTARA/HO-Dokumentasi)

PESAWAT Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR ditembak saat mendarat di Lapangan Terbang Karowai, Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2).

Pesawat tersebut berangkat dari Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, dengan membawa 13 penumpang. Serangan terjadi saat pesawat tiba di Lapangan Terbang Karowai pada Kamis (11/2) sekitar pukul 11.00 WIT. Pesawat diterjang tembakan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) ketika hendak mendarat.

Pada pukul 13.27 WIT, Polres Boven Digoel menerima informasi adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dua orang yang diduga pilot dan kopilot dilaporkan meninggal dunia.

Adapun daftar kru dan penumpang pesawat adalah sebagai berikut:

  1. Egon Irawan (Capt. Pilot)
  2. Baskoro (Kopilot)
  3. Yance Bemanop (Penumpang)
  4. Limu Gurik (Penumpang)
  5. Yanduk Kogoya (Penumpang)
  6. Turis Magai (Penumpang)
  7. Emira Wonda (Penumpang)
  8. Anak Kimis (Penumpang)
  9. Dualima Kogoya (Penumpang)
  10. Imantinus Kahipka (Penumpang)
  11. Irvan Kahipka (Penumpang)
  12. Samuel Jitmau (Penumpang)
  13. Pania Mialka (Penumpang)
  14. Topius Kogoya (Penumpang)
  15. Tialongga Kogoya (Penumpang)

Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Brigjen Faizal Rahmadani, menyatakan bahwa pilot dan kopilot pesawat Smart Air tewas ditembak oleh KKB setelah pesawat mendarat di Lapangan Terbang Karowai.

"Dari laporan yang diterima terungkap Pilot dan Kopilot tewas dalam insiden itu, sedang kondisi 13 penumpang belum bisa dipastikan," kata Kaops Satgas Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Rahmadani, dikutip dari Antara, Rabu (11/2).

"Terkait 13 penumpang pesawat tersebut hingga kini belum dapat dipastikan apakah mereka penduduk Korowai atau bukan karena yang ada baru laporan awal," lanjut Faizal. 

(Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya