Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Pesawat Smart Air Ditembaki KKB, KSAD: TNI AD Tunggu Perintah Mabes

Devi Harahap
12/2/2026 14:16
Pesawat Smart Air Ditembaki KKB, KSAD: TNI AD Tunggu Perintah Mabes
Pesawat Smart Air dengan nomor penerbangan PK-SNR ditembak KKB di Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Kamis (11/2).(Antara)

KEPALA Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan TNI AD masih menunggu perintah resmi dari Markas Besar (Mabes) TNI menyusul insiden penembakan pesawat Smart Air di Papua yang menewaskan pilot dan kopilot.

Maruli mengungkapkan bahwa pihaknya baru menerima laporan awal terkait insiden tersebut dan belum dapat memastikan langkah operasional lanjutan di lapangan.

“Saya baru menerima laporan awal. Terkait langkah operasional, kami masih menunggu petunjuk dari Mabes TNI,” ujar Maruli di Jakarta, Kamis (12/2).

Saat ditanya mengenai kemungkinan operasi pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang diduga sebagai pelaku, Maruli menegaskan seluruh keputusan berada di bawah komando Panglima TNI. “Kita menunggu perintah,” katanya singkat.

Sebelumnya, Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani mengungkapkan pesawat Smart Air ditembaki Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sesaat setelah mendarat di Lapangan Terbang Karowai, Papua, Rabu (11/2) sekitar pukul 11.00 WIT.

Insiden tersebut menyebabkan pilot bernama Enggo dan kopilot Baskoro meninggal dunia. Pesawat dengan nomor registrasi PK-SNR itu diketahui berangkat dari Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, dengan membawa 13 penumpang.

“Terkait kondisi 13 penumpang, hingga kini masih dalam proses pendataan karena laporan yang kami terima masih bersifat awal,” ujar Faizal.

Satgas Damai Cartenz dijadwalkan bergerak menuju lokasi pada Kamis (12/2) untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jenazah korban. Hingga saat ini, identitas kelompok pelaku penembakan masih dalam penyelidikan intensif aparat keamanan. (Dev/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya