Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah mengambil langkah konkret dengan memperkuat pengamanan bandara khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Papua menyusul insiden penembakan pesawat perintis di Papua Selatan. Penambahan personel TNI-Polri menjadi fokus utama untuk mencegah terulangnya serangan bersenjata terhadap penerbangan sipil di daerah rawan konflik.
Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, mengatakan pengamanan akan diperketat di Bandara Koroway, Kabupaten Boven Digoel, menyusul penembakan pesawat milik Smart Air yang diduga dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB).
“Kekuatan ditambah. Di sana karena tidak ada, kelihatannya tidak ada kekuatan tentara dan polisi di situ,” kata Djamari kepada wartawan, Sabtu (14/2).
Menurut Djamari, penguatan personel keamanan di bandara-bandara wilayah 3T menjadi keharusan karena perannya yang vital sebagai satu-satunya jalur transportasi dan logistik bagi masyarakat setempat. Meski demikian, ia belum merinci jumlah personel TNI-Polri yang akan diterjunkan.
“Maka kita tambah di situ supaya tidak terulang kejadian seperti kemarin itu. Nah, itu kurang tahu saya (jumlah personel),” ujarnya.
Sebelumnya, insiden penembakan tersebut menewaskan pilot dan kopilot Smart Air, Egon Erawan dan Baskoro Adi Anggoro. Peristiwa itu memicu evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan penerbangan sipil di wilayah rawan konflik, khususnya Papua.
Kepolisian Republik Indonesia memastikan keamanan warga sipil tetap menjadi prioritas utama pascainsiden. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, menegaskan negara hadir untuk melindungi masyarakat yang tidak terlibat konflik bersenjata.
“Kita pastikan bahwa untuk masyarakat sipil yang tidak terkait, kita akan jamin mereka punya keamanan dan keselamatan,” kata Johnny kepada wartawan di Jakarta, Jumat (13/2).
Sementara itu, Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz mengungkap penembakan pesawat tersebut didalangi kelompok kriminal bersenjata pimpinan Elkius Kobak.
“Aparat menduga keterlibatan kelompok bersenjata yang mengatasnamakan diri sebagai KKB Yahukimo, termasuk kelompok yang dikenal dengan sebutan Batalion Kanibal dan Batalion Semut Merah yang dipimpin Elkius Kobak,” kata Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026 Kombes Yusuf Sutejo. (E-3)
MASYARAKAT adat dari Merauke dan Boven Digoel, Papua Selatan, memprotes keras langkah Kementerian Kehutanan yang mengubah status 486.939 hektare kawasan hutan menjadi bukan kawasan hutan.
IPB University berharap hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan daerah.
Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur digital di wilayah Indonesia timur mencapai tonggak baru dengan beroperasinya Community Gateway pertama di Indonesia.
Keterbatasan jumlah pos perbatasan menyebabkan banyaknya aktivitas ilegal yang tidak terpantau oleh aparat.
Ketua Baznas Noor Achmad melakukan kunjungan ke Merauke, Papua Selatan, kobarkan sinergi untuk sejahterakan umat.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku penembakan berasal dari dua kelompok yang berbasis di Yahukimo.
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak masih menunggu perintah resmi dari Markas Besar (Mabes) TNI menyusul insiden penembakan pesawat Smart Air.
Direktur Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI), Noor Azhari, mengutuk keras aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Daerah Papua mencatat 104 aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dengan korban 94 orang meninggal dunia.
SATGAS Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo berhasil menangkap Iron Heluka, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menamakan dirinya Kodap XVI Yahukimo berikut kronologinya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved