Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

TNI-Polri Kuasai Markas KKB Dulla Aibon di Nabire, Ratusan Amunisi Disita

Rahmatul Fajri
02/3/2026 15:12
TNI-Polri Kuasai Markas KKB Dulla Aibon di Nabire, Ratusan Amunisi Disita
Satgas Damai Cartenz 2026 kuasai markas KKB Dulla Aibon Kogoya di Nabire.(Dok. MetroTv News)

Aparat gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Operasi Damai Cartenz berhasil menguasai markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Dulla Aibon Kogoya di Nabire, Papua Tengah. Dalam penggerebekan yang diwarnai kontak tembak sengit pada Minggu (1/3) malam tersebut, petugas menyita ratusan butir amunisi dan uang tunai puluhan juta rupiah.

Operasi penegakan hukum ini melibatkan kolaborasi taktis antara Satgas Habema, Satgas Rajawali, dan personel Operasi Damai Cartenz. Baku tembak meletus sekitar pukul 22.40 WIT saat tim gabungan mendekati titik persembunyian kelompok yang mengklaim sebagai Panglima Kodap III D tersebut.

Kronologi Kontak Tembak di Nabire

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Faizal Ramadhani, menjelaskan bahwa anggota KKB sempat memberikan perlawanan saat menyadari kehadiran petugas. Namun, tekanan dari aparat gabungan membuat kelompok bersenjata tersebut kocar-kacir.

"Kelompok bersenjata melakukan perlawanan saat personel mendekat, sehingga terjadi baku tembak. Namun, mereka akhirnya melarikan diri ke dalam hutan dan meninggalkan markas beserta sejumlah logistik penting," ujar Faizal melalui keterangannya, Senin (2/3/2026).

Penyitaan Ratusan Amunisi dan Uang Tunai

Setelah situasi terkendali, aparat melakukan penggeledahan menyeluruh di area markas. Hasilnya, ditemukan barang bukti yang sangat signifikan bagi kekuatan operasional KKB pimpinan Dulla Aibon Kogoya.

Daftar barang bukti yang disita meliputi:

  • 561 butir amunisi berbagai kaliber (untuk senjata laras panjang dan pendek).
  • 10 unit magazen untuk senjata jenis SS1 dan AK-101.
  • Uang tunai sebesar Rp79.900.000.
  • 12 unit handphone dan 5 unit Handy Talky (HT).

Temuan Ponsel Milik Anggota Brimob yang Gugur

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo, mengungkapkan temuan krusial dari penggeledahan tersebut. Dua unit ponsel yang disita diduga kuat milik korban kekerasan KKB dalam aksi sebelumnya.

Satu ponsel teridentifikasi milik anggota Brimob Batalion C yang gugur dalam tugas tahun lalu. Sementara satu unit lainnya milik warga sipil yang menjadi korban dalam insiden pembakaran pos PT Kristalin di Nabire beberapa pekan silam.

Yusuf menegaskan bahwa TNI-Polri tidak akan memberikan ruang bagi kelompok bersenjata untuk meneror masyarakat. Pengejaran terhadap Dulla Aibon Kogoya dan anggotanya akan terus dilakukan hingga mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

Hingga berita ini diturunkan, situasi keamanan di Nabire dilaporkan kondusif. Meski demikian, aparat gabungan tetap melakukan penyisiran intensif (mopping up) di wilayah sekitar untuk mengantisipasi gangguan keamanan susulan.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi hoaks. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya