Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras disertai angin puting beliung di Kota Padang, Sumatra Barat, terjadi sejak dari Minggu (23/1) malam hingga Selasa (25/1). Ini menyebabkan dua rumah warga di Jalan Singgalang V, Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, rusak berat.
Dua rumah warga itu mengalami kerusakan pada atap dan kuda-kudanya yang diterbangkan oleh angin puting beliung, Senin (24/1) pagi sekitar pukul 05.10 WIB.
"Dua rumah tersebut milik Zulkifli dan Azwar dengan jumlah delapan jiwa yang terdampak akibat peristiwa tersebut," ungkap Basril, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang, Selasa (25/1).
Kemudian kata Basril, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian ditaksir hingga Rp10 juta.
Baca juga: Antisipasi Varian Omikron, Binda Jatim Genjot Vaksinasi Covid-19
"Untuk saat ini tim kami dari regu TRC dan Pusdalops PB BPBD Kota Padang sudah melakukan penanganan dan pendataan. Kami juga menyerahkan bantuan kepada korban yang rumah mereka mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut," tandasnya. (OL-14)
Kondisi saluran irigasi Gunung Nago arah kiri, tepatnya di depan SMA 9 Padang, mengalami pendangkalan serius akibat tumpukan sedimen.
“Saat ini progres sudah mencapai 98%. Tinggal 2% lagi, berupa penutupan U-ditch dan finishing,”
Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam.
KEBUTUHAN akan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kota Padang terus meningkat seiring berulangnya banjir yang melanda wilayah tersebut.
Akses utama ke kawasan terdampak banjir bandang bulan lalu di Batu Busuk itu kini terputus karena banjir susulan.
PEMERINTAH Kota Padang akhirnya mencairkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi korban terdampak banjir yang terjadi akhir November lalu.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved