Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Timur (Jatim) menggencarkan vaksinasi massal. Khususnya untuk lansia dan anak usia 6-11 tahun. Kali ini, sebanyak 7.350 dosis vaksin digelontorkan.
Perwakilan Agen Binda Jatim, Moch Arsyad mengatakan, vaksinasi ini memperkuat imunitas masyarakat. Terlebih varian omikron tengah merebak di Indonesia.
"Memperkuat imun masyarakat terhadap varian baru COVID-19 omicron melalui vaksinasi dosis satu, dosis dua maupun dosis tiga (vaksinasi booster)," tuturnya dalam keterangan resmi, Selasa (25/1).
Oleh karenanya, Asyad mengimbau masyarakat kompak menangani COVID-19 melalui vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan (prokes). Sehingga, ekonomi masyarakat bisa kembali bangkit.
Sementara itu, Kepala Seksi Surveilans Dinkes Pamekasan, Sri Agustin berharap, kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi. Dia menyatakan vaksin aman dan dapat digunakan masyarakat dalam menangkal COVID-19.
"Memberi contoh kepada masyarakat agar masyarakat sadar bahwa vaksin ini aman dan tidak ada apa-apa," tuturnya.
Dalam pelaksanaannya, Binda Jatim menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. Vaksinasi dilakukan di Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Pacitan. (OL-13)
Baca Juga: Kasus DBD di Sikka Bertambah jadi 83, Satu Meninggal Dunia
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
JELANG masa arus mudik Lebaran 2026, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali memastikan kesiapan infrastruktur untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik.
PEKERJA migran Indonesia asal Jawa Timur di kawasan Timur Tengah berpotensi tidak bisa pulang ke Tanah Air saat momen mudik Lebaran tahun ini.
Keberhasilan instalasi struktur Biorock Garden pertama di wilayah Jawa Timut
WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming memimpin rapat koordinasi penanganan banjir di Tuban, Jawa Timur, Jumat (6/3) dan menyoroti jalan penghubung Ngino-Sambongrejo yang rusak
BADAN Penanggulangan bencana daerah (BPBD) Jawa Timur melakukan i pengecekan kondisi peralatan Early Warning System (EWS) yang tersebar di berbagai daerah di Jatim
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved