Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menyerang anak-anak terus mengalami kenaikan di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Per 25 Januari 2022, Jumlah kasus DBD yang dilaporkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka terdapat 83 kasus, dengan satu orang anak dinyatakan meninggal dunia akibat DBD.
"Sejak tiga pekan terakhir, ada 83 anak terserang DBD, dengan 1 kasus kematian. Saat ini terdapat 17 anak yang tengah menjalani perawatan secara intensif di RSUD Dr. TC Hillers Maumere," ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Dokter Clara Francis saat ditemui di ruang kerja, Selasa (25/1).
Dia menjelaskan, secara medis, sebagian besar pasien anak diserang DBD dan menjalani perawatan akibat kekurangan cairan, panas tinggi dalam tubuh dan penurunan trombosit.
"Anak-anak yang dirawat masuk dengan kondisi trombosit turun. Sehingga perlu perawatan secara intensif dari rumah sakit. Dan salah satu faktor penyebabnya karena kondisi lingkungan yang tidak sehat dan menjadi sarang nyamuk aedes aegypti,"ungkap Clara.
Menurutnya, meski Pemerintah Kabupaten belum menetapkan sebagai kejadian Luar Biasa, namun kasus DBD diperkirakan terus meningkat karena faktor cuaca buruk yang melanda wilayah Kabupaten Sikka ini terutama hujan terus mengguyur wilayah ini.
"Kita harus waspada dengan tetap memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar. Jika tidak kasus akan terus meningkat di Kabupaten Sikka," papar dia.
Sementara itu, Ahli Muda Epidemiologi pada Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Avelinus Serbianus Nong Erwin menjelaskan, untuk menekan kasus DBD pihaknya saat ini terus menyasar dari rumah ke rumah untuk melakukan fogging.
"Kasus DBD di Sikka ini terus meningkat maka kita melakukan fogging sebagai upaya pencegahan dengan memutuskan mata rantai penyebaran virus. Kita cegah nyamuk dewasa tapi yang paling penting itu jentiknya harus dibasmi," kata Erwin.
Selain fogging, kata dia, Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka juga menggerakkan masyarakat meningkatkan upaya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta melakukan gerakan 4M plus, yakni menutup, menguras mengubur serta memantau jentik nyamuk. (OL-13)
Baca Juga: Kasus DBD di Kota Bandung Meningkat
Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyelamatkan dua ekor penyu laut dilindungi dari upaya perburuan di perairan Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Sayangnya, ekosistem berupa tanaman penyangga pantai, dibiarkan tanpa adanya tanda-tanda reklamasi.
Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menggelar pelatihan pengelolaan sampah
Kematian tragis ibu hamil Maria Yunita dan bayinya di Kabupaten Sikka, NTT, memicu kecaman keras dari masyarakat dan organisasi masyarakat sipil di wilayah tersebut.
Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka mendukung penuh pelaksanaan Festival Maumerelogia 5 yang akan berlangsung pada 15-24 Mei 2025.
Sebanyak empat orang yang diduga sebagai aktor intelektual di balik kasus Hak Guna Usaha (HGU) Tanah Nangahale di Kecamatan Talibura, Kabupaen Sikka, dilaporkan ke Polda NTT.
Psikolog Michelle Brigitta membagikan tips mengatasi post holiday blues pada anak, mulai dari validasi emosi hingga mengatur ulang rutinitas harian.
Psikolog Sani B. Hermawan menyarankan anak di bawah 16 tahun berkolaborasi di akun orangtua guna mematuhi PP Tunas dan menjaga keamanan digital.
Psikolog UI Prof. Rose Mini dan Alva Paramitha menyarankan orangtua kreatif berikan alternatif kegiatan nyata untuk kurangi ketergantungan gawai anak.
Penggunaan gawai justru memutus kebutuhan stimulasi tersebut karena sifatnya yang searah. Anak cenderung hanya menjadi peniru pasif tanpa memahami makna di balik kata-kata yang didengar.
Jika orangtua melarang anak bermain ponsel namun mereka sendiri sibuk dengan perangkatnya, hal itu akan mengirimkan pesan yang bertentangan bagi anak.
Anak-anak adalah peniru ulung yang belajar dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved