Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, melalui Dinas Pariwisata setempat, menggelar pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi dan Pengelolaan Sampah pada Destinasi Wisata dan Desa Wisata dalam kawasan Taman Wisata Alam Laut (TWAL). Sebanyak 40 warga dari desa Pemana, Deşa Gunung Sari, Desa Parumaan dan desa Kojadoi terlibat dalam kegiatan itu. Keempat Desa tersebut merupakan desa wisata yang berada di kawasan Taman Wisata Alam Laut (TWAL).
Kepala bidang destinasi sekaligus ketua panitia pelatihan, Ermelinda Wonga, mengatakan letak geografis Kabupaten Sikka yang strategis membuat daerah tersebut memiliki berbagai macam destinasi wisata, mulai wisata alam, buatan hingga minat khusus.
"Sejalan dengan upaya-upaya pengelolaan kebersihan lingkungan pada destinasi wisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka melalui Dana DAU Tahun Anggaran 2025 menyelenggarakan Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi, dan Pengelolaan Sampah. Pelatihan yang berlangsung, Jumat, 4-5 Juli 2025 itu digelar di Desa Pemana," ujar Ermelinda kepada Media Indonesia.
Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi, dan Pengelolaan Sampah di Destinasi Pariwisata bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kemampuan para pengelola destinasi wisata dan desa wisata dalam melaksanakan kebersihan lingkunga, sanitasi, dan pengelolaan sampah pada destinasi wisata dan desa wisata.
Adapun sasarannya adalah untuk membuat peserta mengetahui dan memahami pentingnya pengelolaan kebersihan lingkungan, sanitasi, dan pengelolaan sampah sesuai standar; peserta mengetahui dan memahamİ standar dan ketentuan mengenai kebersihan lingkungan, sanitasi, dan pengelolaan sampah sesuai standar di destinasi wisata dan desa wisata. Peserta dapat melakukan evaluasi terhadap upaya pelaksanaan kebersihan lingkungan, sanitasi, dan pengelolaan sampah yang dilakukannya.
Ermenlinda menjelaskan, selain teori, para peserta juga diberikan ilmu praktik pengelolaan sampah menjadi benda siap pakai dari bahan sampah seperti kursi dari botol plastik dan keranjang dari kemasan minuman. Mereka juga diajarkan membuat pupuk organik cair dari sampah organik. (E-3)
Sangat tidak adil jika warga kelas bawah yang paling terdampak buruknya layanan publik justru menjadi sasaran pendekatan represif.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
Arsyid juga mengimbau pihak RW dan RT pro aktif turut atasi masalah sampah.
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghentian segera operasional insinerator di Kota Bandung yang melampaui baku mutu emisi udara.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat upaya pengelolaan sampah dengan tetap memperhatikan norma-norma lingkungan.
Meski secara konsisten masuk dalam jajaran sepuluh besar setiap tahunnya, ini adalah kali pertama Bali menempati posisi puncak dalam sejarah penilaian TripAdvisor.
Pendapatan bulanan tempat wisata melonjak dari rata-rata Rp12 juta menjadi sekitar Rp32 juta per bulan, seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.
Kebijakan itu diharapkan bisa menarik pengunjung, sehingga meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Dubai mencatat 17,55 juta wisatawan internasional sepanjang Januari-November 2025. Kota ini kian diminati berkat akses penerbangan, hotel beragam, dan wisata inklusif.
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Selain menjadi pusat operasional regional, kantor pusat ini pun dirancang untuk menampung berbagai aktivitas korporasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved