Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan telah mengetahui soal dugaan kepala daerah yang melakukan pencucian uang di kasino di luar negeri.
Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan ia mengantongi identitas satu kepala daerah yang diduga menyimpan uang di tempat judi di luar negeri tersebut.
"Yang saya ketahui orangnya satu. Kalau yang lain saya belum tahu. Rasanya pemerintah juga sudah kita beritahu soal ini ya. Semoga nanti ada langkah sinergis," ucapnya," kata Agus di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (17/12).
Agus enggan membeberkan identitas kepala daerah tersebut. Namun, ia mengungkapkan bahwa anak buah dari kepala daerah itu saat ini tengah berkasus dan menjadi tersangka di komisi.
Agus hanya mengatakan dalam penanganan kasus yang melibatkan anak buah keoala daerah tersebut, terbuka kemungkinan untuk pengusutan terkait rekening di kasino.
"Ada kasus yang ditangani, anak buahnya itu sudah ada yang jadi tersangka. Semoga nanti pengembangannya ke arah sana," imbuh Agus.
Baca juga: PPATK Serahkan Temuan Rekening Kasino ke KPK dan Polisi
Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan tengah menelusuri transaksi keuangan beberapa kepala daerah dengan tempat judi di luar negeri.
PPATK menduga ada sejumlah kepala daerah yang menyimpan uang dengan nominal setara Rp50 miliar di rumah judi. Diduga, penyimpanan uang tersebut sebagai salah satu modus yang untuk pencucian uang. (A-4)
PPATK menyampaikan 994 Hasil Analisis, 17 Hasil Pemeriksaan, serta 529 Informasi kepada penyidik dan kementerian/lembaga terkait.
Penyidik KPK mensinyalir nominal uang hasil pemerasan jauh lebih besar dari temuan saat ini.
Selain penindakan hukum terhadap para pelaku, Polri juga bergerak memutus akses perjudian di dunia maya.
PERKEMBANGAN teknologi blockchain yang menjadi fondasi aset kripto dinilai berpotensi kuat menjadi medium baru bagi tindak pidana pencucian uang.
Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mengenalkan aplikasi dengan sistem kecerdasan buatan (AI) bernama Trade AI.
Anang enggan membeberkan hasil kerja penyidik, demi menjaga kerahasiaan proses penyidikan. Strategi penyidikan diserahkan sepenuhnya kepada penyidik.
Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi) mencatat penurunan signifikan dalam aktivitas judi online (judol) di Indonesia sepanjang 2025.
Dalam periode 2023-2025, total nilai nominal transaksi yang diduga terkait PETI mencapai Rp185,03 triliun, dengan total perputaran dana sebesar Rp992 triliun.
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap praktik penghindaran pajak berskala besar di sektor perdagangan tekstil.
PPATK menyampaikan 994 Hasil Analisis, 17 Hasil Pemeriksaan, serta 529 Informasi kepada penyidik dan kementerian/lembaga terkait.
Perputaran dana judi online (judol) di Indonesia menunjukkan tren penurunan sepanjang 2025.
PPATK mencatat deposit pemain judi online sepanjang 2025 turun sekitar 30 persen dibanding 2024, meski terjadi pergeseran transaksi ke QRIS dan kripto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved