Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Jokowi Minta Perwira Remaja Ikuti Perkembangan Iptek

Akmal Fauzi
16/7/2019 11:06
Jokowi Minta Perwira Remaja Ikuti Perkembangan Iptek
Sejumlah taruna Akmil dan Akpol lulusan 2019 dilantik menjadi perwira remaja oleh Presiden Jokowi di halaman Istana Merdeka Jakarta.(Antara/Agus Salim)

PRESIDEN Joko Widodo meminta para perwira remaja lulusan Akmil dan Akpol 2019 mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama dalam dunia militer dan kepolisian.    

"Saudara-saudara harus mengikuti dan mengejar perkembangan zaman," kata Jokowi dalam amanat saat pelantikan perwira remaja 2019 di halaman Istana Merdeka Jakarta, Selasa (16/7).        

Menurut Jokowi, di dunia kemiliteran terjadi perkembangan yang luar biasa dalam startegi, taktik, dokrin, dan dalam sistem persenjataan.    

Di dunia kepolisian juga terjadi perubahan dengan para perwira juga harus semakin canggih dalam memberantas kejahatan digital, dalam penegakan hukum, pemeliharaan keamanan dan ketertiban serta perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat dan rakyat.    

"Semua harus dihadapi dengan respon yang cepat. Harus dihadapi dengan respons yang cerdas," katanya.    

Baca juga: Jokowi Lantik 781 Perwira TNI dan Polri

Menurut Kepala Negara, Revolusi Industri 4.0 telah melahirkan banyak teknologi baru yang mengubah cara-cara hidup masyarakat dunia. Media sosial telah mengubah cara orang berkomunikasi dan berinteraksi.    

"Ada dampak baiknya, tapi banyak juga risiko-risikonya. Advance robotic dan artificial intelegent telah mempermudah kita di banyak hal, termasuk di dunia kemiliteran dan kepolisian. Tetapi di saat yang sama juga menimbulkan jenis-jenis kejahatan baru yang menjadi tantangan kita bersama," katanya.    

Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta itu, dunia sekarang ini penuh dengan disrupsi, penuh perubahan, dan penuh risiko.    

"Dunia semakkin kompleks dan penuh juga dengan kejutan-kejutan yang sering jauh dari kalkulasi kita, sering jauh dari hitungan kita. Sekali lagi kecepatan, kompleksitas dan ketidakterdugaan adalah ciri baru dari dunia internasional yang berlangsung berubah saat ini," katanya.

Ia mengingatkan, karena tantangan yang sudah sangat berubah, cara menghadapi tantangan dan masalah juga harus berubah. Cara-cara dan model lama sudah tidak bisa kita lanjutkan.   

"Tidak ada pilihan lain bahwa kita harus cepat, fleksibel, cerdik, dan kita harus semakin menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," katanya.

Presiden menegaskan semua harus dihadapi dengan respons yang cerdas, tepat, profesional dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.   

"Oleh karena itu saudara-saudara menjadi bagian penting dari kualitas SDM Indonesia yang hebat untuk membangun Indonesia yang berdaulat dan bermartabat," pungkas Jokowi. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya