Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PT BRI Asuransi Indonesia (BRIN) atau BRI Insurance memperbarui produk asuransi otomotif, dari sebelumnya BRINS OTO menjadi OTOMAXY, yang bisa menjangkau kendaraan tua hingga kendaraan listrik (electric vehicle/EV).
“Saat ini, setiap kendaraan memiliki nilai, teknologi dan kebutuhan perlindungan yang berbeda, sehingga diperlukan solusi asuransi yang lebih spesifik, fleksibel dan maksimal,” kata Direktur Utama BRI Insurance Budi Legowo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (22/1).
OTOMAXY menghadirkan empat varian utama sesuai dengan karakter kendaraan. Varian Premium diperuntukkan bagi kendaraan roda empat dengan nilai pertanggungan di atas Rp2 miliar, termasuk kendaraan mewah, sport, dan performa tinggi.
Varian ini juga dilengkapi oleh perlindungan Comprehensive dan Total Loss Only (TLO). Sementara varian Classic dirancang khusus bagi kendaraan koleksi produksi tahun 1995 ke bawah yang dipertahankan dalam kondisi orisinal dan memiliki nilai historis tinggi, dengan perlindungan Comprehensive dan TLO.
Untuk kendaraan listrik, varian EV menawarkan perlindungan terhadap risiko kerusakan, korsleting, dan kebakaran baterai, gangguan sistem kelistrikan bertegangan tinggi, motor listrik, inverter, serta biaya towing dan perbaikan khusus kendaraan listrik.
Asuransi ini menyasar kendaraan listrik sesuai Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI). Sedangkan varian Regular ditujukan bagi kendaraan roda empat dengan nilai pertanggungan hingga Rp2 miliar, yang memberikan perlindungan komprehensif untuk mendukung kebutuhan mobilitas harian nasabah.
Sebagai nilai tambah, asuransi OTOMAXY juga menyediakan layanan Emergency Road Assistant (ERA) untuk berbagai kondisi darurat, termasuk layanan jumper aki, penggantian dan pompa ban, pengisian bahan bakar darurat, serta towing.
Layanan ini beroperasi 24 jam dan tersebar di wilayah Jabodetabek, Medan, Bandung, Yogyakarta, Denpasar dan Makassar.
Budi pun menambahkan, transformasi produk asuransi otomotif ini juga telah terintegrasi pada layanan digital untuk pelaporan, pemantauan, hingga penyelesaian.
“Transformasi BRINS OTO menjadi OTOMAXY merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dan adaptif terhadap dinamika industri otomotif dan kebutuhan nasabah,” tutur Budi. (Ant/P-3)
Melalui Qonnect+ 2026, Qoala Plus memberikan edukasi atas gambaran pertumbuhan industri asuransi umum dengan faktor pendorong pertumbuhan premi dan dinamika perusahaan asuransi.
Penyerahan klaim asuransi alat berat senilai Rp1,4 miliar dilakukan di Pinrang untuk nasabah terdampak insiden tanah amblas di wilayah pertambangan Kalimantan.
Laporan Health Trends 2026 dari Mercer Marsh Benefits mencatat medical trend rate Indonesia mencapai 17,9% pada 2025 dan diproyeksikan berada di 17,8% pada 2026.
Selain dukungan internal, FWD Insurance juga terus memperkuat edukasi finansial masyarakat melalui berbagai inisiatif kreatif.
Dalam asuransi, repricing merupakan langkah peninjauan dan penyesuaian harga premi/kontribusi asuransi kesehatan yang terjadi karena adanya beberapa faktor.
Struktur modular itu untuk memberikan fleksibilitas yang bermakna, tetapi tetap dijalankan secara bertanggung jawab.
PENELITI dari BRIN kembali menambah daftar kekayaan biodiversitas Indonesia dengan mengidentifikasi dua spesies ngengat baru yang berasal dari Papua dan Sulawesi.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus berupaya mempercepat hilirisasi riset melalui program BRIN Goes to Industry.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
BRIN menjelaskan lubang besar di Aceh Tengah bukan fenomena sinkhole, melainkan longsoran geologi akibat batuan tufa rapuh, hujan lebat, dan faktor gempa bumi.
WILAYAH pesisir Indonesia menghadapi tekanan yang semakin kompleks, mulai dari abrasi, banjir rob, kenaikan muka air laut, hingga keterbatasan ruang.
PENCEMARAN pestisida di Sungai Cisadane dapat ditangani melalui restorasi ekosistem sungai lewat rehabilitasi zona riparian menurut peneliti BRIN
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved