Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Riset Antariksa Menguat, BRIN Sebut Indonesia Bisa Terlibat Misi Bulan

N Apuan Iskandar
13/3/2026 22:01
Riset Antariksa Menguat, BRIN Sebut Indonesia Bisa Terlibat Misi Bulan
Visualisasi konsep moon landing carried pada Misi Artemin NASA.(NASA)

BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyampaikan bahwa Indonesia memiliki peluang untuk terlibat dalam berbagai kolaborasi internasional yang berkaitan dengan eksplorasi antariksa, termasuk misi penelitian ke Bulan. Keterlibatan tersebut dinilai penting untuk memperkuat kapasitas riset nasional sekaligus meningkatkan kontribusi Indonesia dalam perkembangan ilmu pengetahuan global.

Para peneliti di lingkungan BRIN menjelaskan bahwa partisipasi Indonesia dalam misi antariksa tidak selalu berbentuk pengiriman astronaut atau pembangunan wahana antariksa secara mandiri. Sebaliknya, kontribusi dapat dilakukan melalui penelitian ilmiah, pengembangan instrumen pengamatan, analisis data antariksa, hingga pengembangan teknologi pendukung eksplorasi planet.

Menurut BRIN, kolaborasi internasional menjadi kunci dalam pengembangan riset antariksa modern. Banyak proyek eksplorasi Bulan saat ini melibatkan berbagai negara yang bekerja sama dalam pengembangan teknologi, penelitian geologi Bulan, serta pengumpulan data ilmiah dari permukaan satelit alami Bumi tersebut.

Melalui berbagai skema kerja sama global, peneliti Indonesia berpeluang berpartisipasi dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan eksplorasi Bulan. Bentuk kolaborasi ini dapat meliputi pengembangan instrumen ilmiah untuk misi antariksa, penelitian astrofisika, hingga analisis sampel dan data yang dihasilkan dari misi eksplorasi internasional.

BRIN juga mengembangkan berbagai program pendanaan dan kolaborasi riset yang memungkinkan para peneliti Indonesia bekerja sama dengan mitra dari luar negeri. Skema tersebut menggunakan pendekatan co-funding, di mana pendanaan riset diberikan secara bersama oleh lembaga penelitian dari Indonesia dan negara mitra. Pendekatan ini diharapkan dapat memperluas jaringan kolaborasi ilmiah serta mempercepat transfer pengetahuan dan teknologi.k

Selain itu, penguatan infrastruktur riset antariksa di dalam negeri juga menjadi bagian penting dari strategi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang ini. BRIN menilai bahwa peningkatan kapasitas penelitian, pemanfaatan data internasional, serta pengembangan fasilitas riset akan membuka lebih banyak peluang bagi Indonesia untuk terlibat dalam proyek eksplorasi antariksa skala global. 

Para peneliti berharap keterlibatan Indonesia dalam kolaborasi internasional di bidang antariksa dapat mendorong lahirnya inovasi baru serta memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem riset global. Dengan dukungan kerja sama lintas negara, Indonesia dinilai memiliki potensi untuk berkontribusi dalam berbagai misi ilmiah masa depan, termasuk penelitian yang berkaitan dengan eksplorasi Bulan. (BRIN/P-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya