Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Tren penggunaan mobil listrik (EV) semakin berkembang di Indonesia, dengan banyak orang yang beralih dari kendaraan bermesin bensin (ICE) ke mobil listrik. Namun, bagi pengemudi pemula, pengalaman mengemudi mobil listrik bisa terasa berbeda dari mobil konvensional.
Dikutip dari Antara, agar proses adaptasi berjalan aman dan nyaman, berikut ini adalah beberapa tips penting untuk pengemudi baru yang akan mengemudikan mobil listrik untuk pertama kalinya.
Salah satu perbedaan utama antara mobil listrik dan mobil bermesin bensin terletak pada torsi. Pada mobil bensin, torsi meningkat seiring dengan perubahan gigi transmisi. Sebaliknya, mobil listrik menghasilkan torsi instan sejak awal. Artinya, hanya dengan sedikit tekanan pada pedal gas, mobil dapat langsung melaju dengan cepat.
Tips: Saat pertama kali menginjak pedal gas, lakukan dengan perlahan. Tekanan yang terlalu dalam dapat membuat mobil “melompat” dan mengakibatkan akselerasi yang tidak terkendali. Biasakan menginjak pedal gas secara halus agar kendaraan tidak melaju terlalu cepat.
Salah satu fitur andalan mobil listrik adalah regenerative braking, yang mengubah sebagian energi dari pengereman menjadi energi untuk mengisi kembali baterai. Selain meningkatkan efisiensi, fitur ini juga membuat pengereman terasa lebih halus, membantu pengemudi lebih mudah mengendalikan kecepatan.
Tips: Gunakan fitur regenerative braking untuk mengurangi kecepatan secara bertahap. Ini tidak hanya akan menghemat energi, tetapi juga meningkatkan kenyamanan saat mengemudi.
Bagi pengemudi pemula, sangat disarankan untuk berlatih terlebih dahulu sebelum mengemudikan mobil listrik untuk aktivitas sehari-hari. Pilihlah rute pendek dan lingkungan yang aman untuk memahami respons akselerasi dan karakteristik mobil listrik.
Tips: Mulailah dengan berkendara di kawasan yang tidak terlalu ramai atau jalanan sepi untuk beradaptasi dengan mobil listrik. Ini akan membantu Anda lebih memahami cara mengendalikan kendaraan dengan lebih baik.
Salah satu perbedaan mencolok antara mobil bensin dan mobil listrik adalah pola akselerasi. Mobil listrik biasanya memiliki satu gigi transmisi dan menghasilkan akselerasi yang lebih halus dan cepat. Hal ini berbeda dengan mobil bermesin bensin yang membutuhkan perpindahan gigi untuk mencapai kecepatan tertentu.
Tips: Jangan terburu-buru saat menginjak pedal gas, terutama jika Anda baru pertama kali mengemudi mobil listrik. Akselerasi yang cepat bisa mengejutkan jika Anda tidak terbiasa dengan responsnya.
Seperti halnya dengan kendaraan lainnya, latihan adalah kunci untuk menjadi pengemudi yang percaya diri dan mahir. Semakin sering Anda mengemudi mobil listrik, semakin Anda akan terbiasa dengan karakteristik dan respons kendaraan.
Tips: Sering-seringlah berlatih dan kenali karakteristik mobil listrik Anda. Semakin memahami kendaraan, semakin nyaman Anda dalam mengemudi dan menikmati pengalaman berkendara yang aman dan efisien.
Mengemudi mobil listrik memang memberikan pengalaman yang berbeda, terutama bagi pemula. Dengan memahami torsi instan, memanfaatkan fitur regenerative braking, dan berlatih dengan rute pendek, Anda akan semakin mudah beradaptasi dengan mobil listrik. Ingatlah untuk selalu berhati-hati dan tidak terburu-buru saat mengemudi.
Dengan latihan dan pemahaman, Anda akan semakin percaya diri dan menikmati berkendara dengan mobil listrik secara aman dan efisien. (Z-10)
Forum ini sangat diperlukan karena dapat memberikan masukan lebih jauh tentang pengembangan EV di Indonesia.
Program hilirisasi nikel yang dimulai pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan dilanjutkan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Kekayaan mineral Indonesia seperti nikel dapat menjadi senjata utama ditengah kondisi geopolitik global.
Selama 6 hari penyelenggaraan, total ada 143 peserta yang terdiri dari kendaraan listrik roda empat, roda dua, roda tiga, dan sepeda listrik.
Kehadiran EV Center menjawab kebutuhan konsumen. Masyarakat Indonesia kadang-kadang sempit. Mereka maunya datang ke suatu tempat, tapi banyak yang dilihat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved