Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
PETA persaingan turnamen WTA 1000 pertama musim ini, Qatar Terbuka, dipastikan berubah. Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari turnamen yang akan berlangsung di Doha pekan depan tersebut dengan alasan penyesuaian jadwal kompetisi.
Keputusan ini diambil setelah Sabalenka melewati awal musim yang intens. Petenis berusia 27 tahun tersebut sebenarnya mengawali WTA Tour tahun ini dengan performa impresif lewat catatan 11 kemenangan beruntun.
Meski sempat meraih gelar di Brisbane, langkahnya di Australia Terbuka terhenti di babak final setelah mengakui keunggulan Elena Rybakina dalam pertandingan ketat tiga set.
Kekalahan di Melbourne tersebut menjadi momen yang dramatis bagi Sabalenka. Sempat memimpin 3-0 pada set penentuan, ia justru kehilangan momentum dan harus merelakan enam dari tujuh gim terakhir kepada lawannya.
Kegagalan meraih gelar ketiga di Melbourne ini disinyalir menjadi salah satu pertimbangan Sabalenka untuk menata ulang jadwalnya guna menjaga kebugaran fisik dan mental.
Dikutip dari WTA, Kamis (5/2), Sabalenka sejatinya memiliki sejarah manis di Doha dengan merengkuh gelar juara pada debutnya pada 2020.
Namun, performanya di turnamen ini cenderung fluktuatif dalam beberapa tahun terakhir. Tercatat, ia hanya mengantongi dua kemenangan dan tiga kekalahan sejak menjadi juara, termasuk kekalahan mengejutkan dari Ekaterina Alexandrova di babak pertama tahun lalu.
Dengan absennya Sabalenka, petenis nomor dua dunia Iga Swiatek dipastikan akan naik menjadi unggulan teratas. Swiatek kini menjadi kandidat kuat untuk mendominasi turnamen di lapangan keras luar ruangan tersebut.
Meski melewatkan Doha, para penggemar tenis masih berpeluang melihat aksi Sabalenka dalam waktu dekat. Ia tetap dijadwalkan untuk turun berkompetisi di ajang WTA 1000 Dubai Duty Free Tennis Championships yang digelar tepat satu pekan setelah turnamen di Qatar berakhir.
Selain Sabalenka, Jessica Pegula juga dilaporkan mengundurkan diri dari turnamen. Di sisi lain, petenis peringkat 34 dunia, Lois Boisson, terpaksa absen karena cedera kaki yang membuatnya harus menepi dari turnamen Doha maupun Dubai.
Kekosongan posisi yang ditinggalkan oleh Sabalenka dan Boisson di undian babak utama akan diisi oleh Emiliana Arango (peringkat 46 dunia) dan Cristina Bucsa (peringkat 57 dunia).
Terlepas dari mundurnya dua nama besar, Qatar TotalEnergies Open tetap akan diramaikan oleh sisa petenis yang berada di jajaran Top 10 dunia. Turnamen ini dijadwalkan mulai bergulir pada Minggu, 8 Februari, hingga partai puncak pada Sabtu, 14 Februari. (Ant/Z-1)
Dua bintang besar jagat tenis, Alexander Zverev dan Carlos Alcaraz, dipastikan mundur dari kompetisi kategori ATP 500 yang akan berlangsung di Rotterdam, Belanda.
Alex Eala dipaksa bermain rubber set oleh Aliaksandra Sasnovich melalui drama comeback yang emosional sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan skor tipis 2-6, 6-4, dan 7-6(5).
Tren positif Janice yang dimulai sejak Australia Terbuka kembali terlihat dalam laga berdurasi panjang tersebut.
DALAM dinamika olahraga tenis modern, kecepatan bukan lagi sekadar tentang seberapa cepat seorang pemain berlari, melainkan seberapa presisi mereka melakukan transisi gerakan.
KABAR kembalinya sang ratu tenis dunia, Serena Williams, ke sirkuit profesional kembali memanas. Pemilik 23 gelar Grand Slam tersebut menolak untuk menutup peluang dirinya kembali.
Jack Draper memastikan tempatnya di final Qatar Terbuka 2024 setelah mengalahkan Jiri Lehecka dalam tiga set dengan skor 3-6, 7-6(2), 6-3.
UNGGULAN teratas Carlos Alcaraz mencapai perempat final Qatar Terbuka dengan mengalahkan Luca Nardi 6-1, 4-6, 6-3.
Matteo Berrettini tampil gemilang untuk membukukan kemenangan pertamanya atas Novak Djokovic dengan mengalahkan unggulan ketiga tersebut di putaran pertama Qatar Terbuka.
SETELAH Carlos Alcaraz menyingkirkan Martin Cilic di babak pembuka Qatar Terbuka 2025. Alcaraz berhasil mengatasi petenis veteran asal Kroasia itu dengan skor 6-4, 6-4.
Djokovic mengungkapkan bahwa setelah mundur di Melbourne, ia mengalami cedera otot yang terlalu berat untuk diatasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved