Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA ganda campuran Indonesia melaju ke putaran kedua BWF World Tour Super 300 Taiwan Terbuka 2025 setelah mengalahkan lawan masing-masing di Taipei Arena, Selasa (6/5).
Ketiga ganda campuran itu adalah Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti, dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.
Rehan/Gloria, yang turun sebagai unggulan kelima, harus berjuang keras sebelum mengalahkan pasangan tuan rumah Wu Guan Xun/Lee Chia Hsin dengan skor 21-13, 18-21, dan 22-20.
Di putaran kedua Taiwan Terbuka, Rehan/Gloria akan berhadapan dengan wakil Thailand Phuwanat Horbanluekit/Sapsiree Taerattanachai, yang menang atas wakil tuan rumah Chang Ko-chi/Lin Jhih-yun dua gim langsung 21-14 dan 21-19.
Sementara Bobby/Melati membukukan kemenangan dua gim langsung atas wakil tuan rumah lainnya, Liu Kuang Heng/Jheng Yu Chieh dengan skor 23-21 dan 21-16.
Bobby/Melati selanjutnya akan menantang unggulan kedua asal Jepang Hiroki Midorikawa/Natsu Saito yang mengalahkan Lai Po-yu/Lin Xio-min dengan skor 21-15, 18-21, dan 21-14.
Kemenangan juga diraih pasangan unggulan keempat Jafar/Felisha yang tampil impresif saat menyingkirkan pasangan Taiwan Cheng Kai Wen/Liu Chiao-Yun. Mereka menang dua gim langsung 21-10 dan 23-21.
Di putaran kedua Taiwan Terbuka,, mereka akan kembali berhadapan dengan wakil tuan rumah Po Li-wei/Chang Ching-hui, yang sebelumnya menang atas wakil Kanada Jonatan Lai/Crystal Lai dengan 21-12 dan 21-17.
Sementara itu, dua pasangan ganda campuran Indonesia lainnya yaitu Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dan Verrell Yustin Mulia/Lisa Ayu Kusumawati tersingkir di putaran pertama Taiwan Terbuka.
Adnan/Indah menyerah dari duo Taiwan Ming Che Lu/Hung En-Tzu dua gim langsung 18-21, 13-21.
Adapun Verrell/Lisa disingkirkan pasangan Jepang Yuichi Shimogami/Sayaka Hobara 8-21 dan 13-21. (Ant/Z-1)
Momentum kebangkitan Putri di awal tahun ini bertepatan dengan apresiasi yang diterimanya dari instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Kemenangan ini sekaligus menjadi revans untuk Adnan/Indah setelah takluk dalam pertemuan terakhir menghadapi Goh/Lai di Korea Open 2025 pada September lalu.
Di babak kualifikasi Indonesia Masters 2026, Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan tunggal Tailand Kantaphon Wangcharoen 21-12 dan 21-7.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Pada babak 32 besar, Fajar/Fikri mengandaskan perlawanan ganda Taiwan Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh lewat dua gim langsung 21-16, 21-10.
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Setelah Malaysia Terbuka, penglihatan mata kanan Faza buram dan kabur.
Langkah pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, terhenti prematur di ajang Malaysia Open 2026.
Bagi Marwan/Aisyah, Malaysia Terbuka bukan sekadar turnamen pembuka musim, melainkan panggung elite pertama mereka sejak dipasangkan lebih dari setahun lalu.
Jafar/Felisha dijadwalkan menantang unggulan keempat asal Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei di putaran pertama Malaysia Terbuka.
Ganda campuran Indonesia tersebut mengalahkan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie dua gim langsung 21-17, 21-17.
Jafar/Felisha harus mengakui keunggulan unggulan ketiga asal Malaysia itu melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-17, 14-21, 15-21.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved