Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH awal yang positif dicatatkan pasangan ganda campuran bulu tangkis baru Indonesia, Taufik Aderya/Apriyani Rahayu.
Menjalani debut sebagai pasangan, duet senior-junior ini berhasil menembus babak utama turnamen BWF Super 100 Ruichang Tiongkok Masters 2026 setelah melewati hadangan di fase kualifikasi yang berlangsung di Ruichang Sports Park Gym, Tiongkok, Selasa (10/3).
Kepastian tiket babak 32 besar didapat Taufik/Apriyani usai memenangi duel melawan sesama wakil Merah Putih, Daniel Edgar Marvino/Lanny Tria Mayasari.
Di laga final kualifikasi yang berlangsung ketat, Taufik/Apriyani menang dua gim langsung dengan skor identik 21-19 dan 21-19.
Sebelum menghadapi rekan senegara, Taufik/Apriyani mengawali perjalanan mereka dengan meyakinkan.
Di babak awal kualifikasi, mereka sukses menundukkan pasangan Australia, Karsten Spencer Darma/Laudya Chelsea Griselda, lewat kemenangan dua gim langsung 21-14 dan 21-15.
Pertandingan final kualifikasi melawan Daniel/Lanny menjadi ujian sesungguhnya bagi Taufik/Apriyani. Sebagai pasangan yang baru dipasangkan, keduanya mencoba membangun pola permainan baru di sektor ganda campuran dengan mengandalkan kombinasi pengalaman pemain senior dan semangat pemain muda.
Taufik/Apriyani sempat memegang kendali pada gim pertama dengan keunggulan 11-7 di interval.
Meski lawan berusaha mengejar, mereka mampu menjaga konsistensi hingga menutup gim pembuka dengan skor tipis. Memasuki gim kedua, tensi pertandingan meningkat. Daniel/Lanny memberikan perlawanan sengit hingga mampu menyamakan kedudukan 18-18.
Namun, ketenangan menjadi pembeda. Taufik/Apriyani berhasil meminimalisir kesalahan sendiri di poin-poin tua. Mereka sukses mengamankan dua poin terakhir untuk memastikan kemenangan dan melaju ke babak utama.
Keberhasilan ini membawa Taufik/Apriyani menantang wakil tuan rumah, Liao Pin Yi/Zhang Jia Han, di babak 32 besar.
Selain mereka, Indonesia juga diperkuat oleh pasangan Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran di sektor yang sama.
Hal menarik lainnya dalam turnamen ini adalah status "pemain rangkap" bagi Apriyani Rahayu dan Lanny Tria Mayasari.
Jika di babak kualifikasi ganda campuran mereka harus saling berhadapan sebagai lawan, di sektor ganda putri keduanya justru akan berkolaborasi sebagai rekan duet.
Sebagai unggulan ketujuh di nomor ganda putri, duet Lanny/Apriyani langsung tampil di babak utama. Mereka dijadwalkan memulai perjuangan dengan menghadapi pasangan Taiwan, Chang Yun Jung/Lin Yen Yu.
Fokus kini terbagi bagi kedua pemain tersebut untuk memberikan hasil maksimal di dua nomor berbeda pada ajang Ruichang Tiongkok Masters 2026. (Ant/Z-1)
Rachel/Febi menyerah di tangan pasangan Tiongkok Bao Li Jing/Luo Xu Min di putaran pertama Swiss Terbuka dengan skor 9-21 dan 19-21.
Catatan terbaik Indonesia di All England dibukukan oleh pasangan ganda putra muda, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang mencapai babak semifinal.
OPTIMISME membumbung di kubu PBSI seiring dengan performa menjanjikan para pemain muda dalam turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026.
Putri mengakui masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki ketika menghadapi pemain elite dunia.
PBSI pastikan tim nasional bulu tangkis Indonesia tetap berangkat ke Swiss Terbuka 2026 via Istanbul guna hindari dampak konflik Iran. Simak jadwal keberangkatannya.
Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, berhasil mengamankan tiket perempat final All England 2026 setelah memenangi laga derbi kontra rekan senegara
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Pasangan ganda campuran, Terry Hee Yong Kai/Gloria Emanuelle Widjaja, mengamankan tiket semifinal turnamen bulu tangkis Jerman Terbuka 2026
Langkah mulus dicatatkan duet ganda campuran beda negara, Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia) dan Hee Yong Kai Terry (Singapura)
Ia mengakui bahwa Bobby/Melati sempat mendominasi di awal laga, namun dirinya dan Adnan berhasil merebut ritme permainan pada saat-saat krusial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved