Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putri bulu tangkis Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, harus menyudahi perjuangan mereka lebih awal di turnamen Swiss Terbuka 2026. Langkah mereka terhenti di putaran pertama setelah menyerah dua gim langsung dari wakil Tiongkok, Bao Li Jing/Luo Xu Min, pada laga yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Selasa (10/3) waktu setempat.
Rachel/Febi harus mengakui keunggulan lawan dengan skor akhir 9-21 dan 19-21 dalam durasi pertandingan yang cukup alot di gim kedua.
Sejak kok pertama dipukul, pasangan Tiongkok langsung mengambil kendali permainan. Bao/Luo tampil sangat agresif dengan melancarkan serangan-serangan tajam yang sulit diantisipasi Rachel/Febi.
Pasangan peringkat 188 dunia tersebut berhasil mencetak tiga poin beruntun di awal laga, yang membuat wakil Indonesia langsung tertinggal jauh.
Permainan cepat dan tekanan bertubi-tubi dari Bao/Luo membuat Rachel/Febi kesulitan untuk mengembangkan pola permainan mereka.
Sejumlah kesalahan sendiri yang dilakukan oleh pasangan Indonesia semakin memperlebar jarak angka. Alhasil, Bao/Luo memimpin telak 11-4 pada interval gim pertama.
Pascainterval, laju pasangan Tiongkok semakin tidak terbendung. Mereka terus menekan dan memperlebar keunggulan hingga kedudukan 18-7, sebelum akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan telak 21-9.
Memasuki gim kedua, situasi pertandingan berubah menjadi lebih kompetitif. Rachel/Febi mulai menemukan ritme permainan dan mampu mengimbangi kecepatan lawan. Melalui kombinasi pukulan akurat dan permainan depan net yang lebih rapi, pasangan Indonesia ini sempat memegang kendali dengan unggul 4-2.
Momentum positif ini terus terjaga hingga pertengahan laga. Rachel/Febi tampil lebih solid dan berhasil mencetak empat poin beruntun, yang membawa mereka unggul cukup meyakinkan 11-6 saat interval gim kedua.
Namun, ujian mental terjadi setelah jeda. Bao/Luo perlahan mulai mengejar ketertinggalan dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 15-15.
Pertarungan sengit terjadi di poin-poin kritis, namun Rachel/Febi gagal menjaga konsistensi momentum mereka. Gim kedua pun berakhir dengan skor tipis 19-21 untuk kemenangan Tiongkok.
Kekalahan ini memaksa Rachel/Febi angkat koper lebih awal dari turnamen level Super 300 tersebut.
Sementara itu, Bao/Luo dipastikan melaju ke putaran kedua dan akan menghadapi tantangan berat dari unggulan keenam asal Taiwan, Hsu Yin Hui/Lin Jhih Yun.
Hsu/Lin sendiri melangkah ke babak selanjutnya setelah menyingkirkan pasangan Turki, Bengisu Ercetin/Nazlican Inci, dengan kemenangan dua gim langsung 21-18 dan 21-14. (Ant/Z-1)
Meski secara umum performanya meningkat, Indra menyoroti beberapa aspek krusial yang harus segera dibenahi Alwi Farhan.
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Meski menunjukkan potensi besar, konsistensi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di level elite dinilai masih perlu dipoles melalui perbaikan komunikasi dan ketajaman analisis di lapangan.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
Pasangan ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berhasil melaju ke babak 16 besar All England 2026
PASANGAN ganda putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi, sukses melangkah ke babak kedua All England 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved