Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN ganda putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi, sukses melangkah ke babak kedua All England 2026. Mereka menaklukkan wakil Taiwan, Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan di babak pertama.
Dalam laga yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Rabu (4/3) waktu setempat, Tiwi/Fadia menang dua gim langsung dengan skor 21-16 dan 22-20. Meski sempat mendominasi di awal laga, Tiwi/Fadia harus berjuang ekstra keras pada pengujung gim kedua untuk menyegel tiket 16 besar.
Fadia mengungkapkan bahwa kunci kemenangan mereka terletak pada ritme permainan di gim pertama yang berjalan sesuai rencana. Namun, situasi sempat berbalik di gim kedua karena mereka terjebak dalam pola permainan lawan.
"Tadi di gim pertama kami sudah enak banget ya mainnya, hanya di gim kedua kami terlalu mengikuti pola permainan lawan jadi buru-buru dan banyak mati sendiri," ujar Fadia dalam keterangannya.
Fadia juga menyoroti keunggulan postur pemain lawan yang sempat menyulitkan transisi permainan mereka. Menurutnya, pasangan Taiwan tersebut memiliki antisipasi yang sangat baik, terutama di area depan net.
"Pasangan Chinese Taipei (Taiwan) punya antisipasi yang bagus, pemain depannya punya postur yang tinggi jadi kami sempat kesulitan di bola-bola setengah ke depannya," imbuhnya.
Senada dengan rekannya, Tiwi menjelaskan bahwa mereka harus melakukan perubahan strategi secara cepat saat tertinggal jauh di gim kedua. Inisiatif untuk kembali ke pola permainan awal menjadi titik balik kebangkitan mereka.
"Setelah tertinggal cukup jauh di gim kedua, kami coba inisiatif untuk sedikit mengubah pola permainan, kami juga mencoba membalikkan lagi pola permainan seperti awal yang kami mainkan," jelas Tiwi.
Terkait target ke depan, Tiwi menegaskan fokus utama mereka adalah memberikan performa maksimal dalam setiap pertandingan yang dijalani tanpa terbebani oleh ekspektasi hasil akhir.
"Harapan kami bisa bermain dengan baik, bisa bermain maksimal di setiap match-nya, kalau hasil pasti akan mengikuti," pungkas Tiwi. (E-4)
AJANG bulu tangkis tertua dan paling prestisius di dunia, All England 2026, berakhir dengan catatan kelam bagi tim Merah Putih
GANDA putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melangkah ke perempat final All England 2026 setelah menaklukkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri pada babak 16 besar.
PASANGAN ganda putra Indonesia Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat berhasil mengamankan tiket babak delapan besar turnamen bulu tangkis All England 2026.
PEBULU tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, mengawali langkahnya di turnamen bergengsi All England Terbuka 2026 dengan hasil gemilang.
GANDA putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, berhasil melangkah ke babak kedua All England 2026 setelah menumbangkan wakil Taiwan, Liu Kuang Heng/Yang Po Han.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
Rachel/Febi menyerah di tangan pasangan Tiongkok Bao Li Jing/Luo Xu Min di putaran pertama Swiss Terbuka dengan skor 9-21 dan 19-21.
Pasangan ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berhasil melaju ke babak 16 besar All England 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved