Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Kandaskan Wakil Singapura, Jonatan Christie Amankan Tiket Putaran Kedua All England 2026

Khoerun Nadif Rahmat
04/3/2026 21:58
Kandaskan Wakil Singapura, Jonatan Christie Amankan Tiket Putaran Kedua All England 2026
Jonatan Christie di All England 2026.(Dok. PBSI)

LANGKAH unggulan keempat tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, masih belum terbendung pada babak pertama All England 2026. Berlaga di Utilita Arena Birmingham, Rabu (4/3), Jonatan sukses mengalahkan perlawanan wakil Singapura, Jia Heng Jason Teh, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-11, 10-21, dan 21-15.

Kemenangan itu membawa angin segar bagi skuat Merah Putih di turnamen bulu tangkis tertua di dunia tersebut.

Kendati meraih kemenangan, Jonatan mengaku sempat terkejut dengan kondisi teknis di lapangan yang berbeda dari perkiraan awal.

Karakteristik shuttlecock yang terasa lebih berat dan minimnya embusan angin di dalam arena membuat laju bola menjadi lebih lambat dibandingkan edisi sebelumnya.

Kondisi tersebut memaksa Jonatan untuk menguras tenaga lebih besar guna menghasilkan pukulan yang mematikan.

Ia pun sempat kehilangan ritme pada gim kedua lantaran akurasi pukulan yang belum sepenuhnya pas saat menghadapi perlambatan laju bola di udara.

"Jadi memang lebih banyak menggunakan tenaga, banyak menggunakan power. Harus lebih sabar lagi dan lebih tenang. Beberapa kali pukulan-pukulannya tidak pas, ketika smash misalnya bolanya agak berhenti," ujar Jonatan dikutip dari kemenangan.

Jonatan menyadari bahwa statusnya sebagai unggulan tidak menjamin jalan mudah, terutama melihat banyaknya kejutan yang terjadi pada sektor tunggal putra di hari pertama.

Kekuatan yang semakin merata di antara pemain senior dan talenta muda membuat setiap laga terasa seperti partai puncak. Tekanan besar di babak pembuka menjadi tantangan yang harus dikelola dengan baik untuk kembali menemukan sentuhan terbaik di atas lapangan.

"Banyak kejutan terjadi kemarin di tunggal putra, ya inilah maksudnya big event, pressure-nya itu pasti ada apalagi di pertandingan pembuka, selalu tidak mudah," ujarnya.

"Saya melihatnya sih cukup baik banyak pemain bagus dan juga pemain muda jadi siapapun bisa menang. Tapi memang harus menganggap setiap partai itu adalah partai final," imbuhnya.  (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya