Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Pelatih Tunggal Putra Utama PP PBSI, Indra Wijaya, menegaskan bahwa konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi Alwi Farhan. Hal ini diperlukan agar pebulu tangkis muda tersebut mampu bersaing secara stabil di jajaran elite dunia.
Evaluasi ini muncul setelah Alwi menunjukkan performa menjanjikan dalam rangkaian Tur Eropa 2026. Tercatat, ia berhasil menembus perempat final All England (Super 1000) dan menjadi runner-up di Swiss Open (Super 300).
Meski secara umum performanya meningkat, Indra menyoroti beberapa aspek krusial yang harus segera dibenahi.
“Masih ada yang harus ditingkatkan, terutama dari sisi fisik, pengontrolan emosi di lapangan, dan penguasaan permainan saat menghadapi berbagai tipe lawan,” ujar Indra dalam keterangan resmi PP PBSI, Selasa ((24/3).
Indra menjelaskan bahwa peningkatan kondisi fisik menjadi faktor vital. Mengingat padatnya jadwal turnamen internasional, daya tahan tubuh yang prima adalah kunci agar performa atlet tidak merosot di tengah kompetisi.
Selain fisik, kematangan mental juga menjadi sorotan. Kemampuan mengontrol emosi saat berada di bawah tekanan dinilai sebagai pembeda utama ketika seorang atlet bertanding di level tertinggi.
Salah satu momen yang menjadi bahan evaluasi adalah penampilan Alwi di Swiss terbuka. Setelah tampil impresif di semifinal dengan menumbangkan unggulan pertama asal Tiongkok, Li Shifeng (21-10 dan 21-19), performa Alwi justru menurun di partai puncak. Ia akhirnya takluk dari wakil Jepang, Yushi Tanaka, dengan skor 18-21 dan 12-21.
Menurut Indra, selain teknis, faktor pemulihan (recovery) menjadi kunci agar penurunan performa serupa tidak terulang.
“Dengan jadwal yang cukup padat, recovery menjadi sangat penting agar performa bisa tetap stabil,” tambahnya.
Indra berharap pengalaman berharga dari Tur Eropa ini menjadi modal kuat bagi Alwi untuk meningkatkan kualitas permainan sekaligus memperkuat daya saingnya di turnamen-turnamen elite mendatang. (Ant/Z-1)
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Meski menunjukkan potensi besar, konsistensi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di level elite dinilai masih perlu dipoles melalui perbaikan komunikasi dan ketajaman analisis di lapangan.
PBSI resmi menetapkan aturan baru melalui PO Nomor 012 tentang mekanisme magang, promosi, dan degradasi atlet Pelatnas. Simak syarat prestasi dan kriteria evaluasinya di sini.
Catatan terbaik Indonesia di All England dibukukan oleh pasangan ganda putra muda, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang mencapai babak semifinal.
OPTIMISME membumbung di kubu PBSI seiring dengan performa menjanjikan para pemain muda dalam turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026.
Meski belum berhasil melaju jauh, Ubed mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga setelah kembali berhadapan dengan pemain-pemain unggulan di level elite.
Tunggal putra bulu tangkis Indonesia Alwi Farhan takluk dari wakil Jepang, Yushi Tanaka di final Swiss Terbuka
Anthony Sinisuka Ginting menilai bahwa persaingan di sektor tunggal putra Swiss Terbuka tahun ini sangat sengit.
Menghadapi unggulan pertama asal Tiongkok, Li Shi Feng, pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu harus mengakui keunggulan lawan melalui pertarungan sengit tiga gim.
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan memastikan langkah ke babak 16 besar All EnglandĀ 2026 setelah meraih kemenangan dramatis atas wakil India Ayush Shetty pada babak 32 besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved