Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH tunggal putra bulu tangkis Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah, terhenti di putaran pertama Swiss Terbuka 2026. Menghadapi unggulan pertama asal Tiongkok, Li Shi Feng, pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu harus mengakui keunggulan lawan melalui pertarungan sengit tiga gim di St. Jakobshalle, Basel, Kamis (12/3).
Ubed menyerah dengan skor ketat 22-24, 21-16, dan 16-21.
Meski mampu memberikan perlawanan hingga gim penentu, pemain muda Indonesia ini mencatatkan evaluasi penting terkait ketahanan fisik dan kefokusan di poin-poin tua.
"Li Shi Feng lebih siap dan lebih tahan di poin-poin akhir. Ini jadi pelajaran dan evaluasi buat saya untuk bisa lebih tahan dan lebih fokus," ujar Ubed dalam keterangan resmi yang dirilis PBSI, Kamis (12/3).
Pertandingan ini menandai pertemuan perdana antara Ubed dengan atlet peringkat tujuh dunia tersebut.
Sejak gim pertama, Ubed sebenarnya mampu mengimbangi gaya permainan Li Shi Feng. Namun, memasuki fase krusial di gim ketiga, kendala fisik mulai muncul dan mengganggu pergerakan di lapangan.
Ubed mengakui kondisinya tidak maksimal akibat mengalami kram pada bagian betis dan paha. Masalah otot ini sangat memengaruhi mobilitasnya, terutama saat intensitas pertandingan meningkat di gim pamungkas.
Situasi tersebut bahkan membuat Ubed sempat menghampiri wasit untuk melaporkan kondisi pahanya yang mulai bermasalah.
"Saya sudah siap untuk main capek dan adu tahan, tapi hari ini belum beruntung," tambah Ubed.
Secara teknis, Ubed mengaku telah mempelajari gaya permainan Li Shi Feng sebelum turun ke lapangan. Strategi untuk meladeni reli-reli panjang sudah dipersiapkan, namun kehilangan ritme di saat-saat menentukan menjadi pembeda hasil akhir.
Kekalahan ini menjadi catatan besar bagi Ubed untuk meningkatkan kapasitas stamina agar tetap stabil dalam durasi pertandingan yang lama. Menghadapi pemain top dunia menuntut konsistensi fisik yang prima dari awal hingga akhir laga, sesuatu yang menjadi titik lemah Ubed dalam turnamen kali ini.
Dengan hasil ini, Indonesia kehilangan satu wakil di sektor tunggal putra Swiss Terbuka 2026. Fokus kini beralih pada pemulihan fisik Ubed dan evaluasi mendalam bersama tim pelatih untuk turnamen-turnamen berikutnya di tur Eropa. (Z-1)
Meski secara umum performanya meningkat, Indra menyoroti beberapa aspek krusial yang harus segera dibenahi Alwi Farhan.
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Meski menunjukkan potensi besar, konsistensi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di level elite dinilai masih perlu dipoles melalui perbaikan komunikasi dan ketajaman analisis di lapangan.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Meski secara umum performanya meningkat, Indra menyoroti beberapa aspek krusial yang harus segera dibenahi Alwi Farhan.
Meski belum berhasil melaju jauh, Ubed mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga setelah kembali berhadapan dengan pemain-pemain unggulan di level elite.
Tunggal putra bulu tangkis Indonesia Alwi Farhan takluk dari wakil Jepang, Yushi Tanaka di final Swiss Terbuka
Anthony Sinisuka Ginting menilai bahwa persaingan di sektor tunggal putra Swiss Terbuka tahun ini sangat sengit.
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan memastikan langkah ke babak 16 besar All England 2026 setelah meraih kemenangan dramatis atas wakil India Ayush Shetty pada babak 32 besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved