Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH tunggal putra bulu tangkis Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah, terhenti di putaran pertama Swiss Terbuka 2026. Menghadapi unggulan pertama asal Tiongkok, Li Shi Feng, pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu harus mengakui keunggulan lawan melalui pertarungan sengit tiga gim di St. Jakobshalle, Basel, Kamis (12/3).
Ubed menyerah dengan skor ketat 22-24, 21-16, dan 16-21.
Meski mampu memberikan perlawanan hingga gim penentu, pemain muda Indonesia ini mencatatkan evaluasi penting terkait ketahanan fisik dan kefokusan di poin-poin tua.
"Li Shi Feng lebih siap dan lebih tahan di poin-poin akhir. Ini jadi pelajaran dan evaluasi buat saya untuk bisa lebih tahan dan lebih fokus," ujar Ubed dalam keterangan resmi yang dirilis PBSI, Kamis (12/3).
Pertandingan ini menandai pertemuan perdana antara Ubed dengan atlet peringkat tujuh dunia tersebut.
Sejak gim pertama, Ubed sebenarnya mampu mengimbangi gaya permainan Li Shi Feng. Namun, memasuki fase krusial di gim ketiga, kendala fisik mulai muncul dan mengganggu pergerakan di lapangan.
Ubed mengakui kondisinya tidak maksimal akibat mengalami kram pada bagian betis dan paha. Masalah otot ini sangat memengaruhi mobilitasnya, terutama saat intensitas pertandingan meningkat di gim pamungkas.
Situasi tersebut bahkan membuat Ubed sempat menghampiri wasit untuk melaporkan kondisi pahanya yang mulai bermasalah.
"Saya sudah siap untuk main capek dan adu tahan, tapi hari ini belum beruntung," tambah Ubed.
Secara teknis, Ubed mengaku telah mempelajari gaya permainan Li Shi Feng sebelum turun ke lapangan. Strategi untuk meladeni reli-reli panjang sudah dipersiapkan, namun kehilangan ritme di saat-saat menentukan menjadi pembeda hasil akhir.
Kekalahan ini menjadi catatan besar bagi Ubed untuk meningkatkan kapasitas stamina agar tetap stabil dalam durasi pertandingan yang lama. Menghadapi pemain top dunia menuntut konsistensi fisik yang prima dari awal hingga akhir laga, sesuatu yang menjadi titik lemah Ubed dalam turnamen kali ini.
Dengan hasil ini, Indonesia kehilangan satu wakil di sektor tunggal putra Swiss Terbuka 2026. Fokus kini beralih pada pemulihan fisik Ubed dan evaluasi mendalam bersama tim pelatih untuk turnamen-turnamen berikutnya di tur Eropa. (Z-1)
Anthony Sinisuka Ginting menilai bahwa persaingan di sektor tunggal putra Swiss Terbuka tahun ini sangat sengit.
Jafar/Felisha, yang datang sebagai unggulan ketiga, tampil dominan untuk menyegel kemenangan dua gim langsung 21-17 dan 21-7 atas pasangan Inggris Callum Hemming/Estelle Van Leeuwen.
Kepastian tiket babak 32 besar Ruichang Tiongkok Masters didapat Taufik/Apriyani usai memenangi duel melawan sesama wakil Merah Putih, Daniel Edgar Marvino/Lanny Tria Mayasari.
Rachel/Febi menyerah di tangan pasangan Tiongkok Bao Li Jing/Luo Xu Min di putaran pertama Swiss Terbuka dengan skor 9-21 dan 19-21.
Catatan terbaik Indonesia di All England dibukukan oleh pasangan ganda putra muda, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang mencapai babak semifinal.
Anthony Sinisuka Ginting menilai bahwa persaingan di sektor tunggal putra Swiss Terbuka tahun ini sangat sengit.
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan memastikan langkah ke babak 16 besar All England 2026 setelah meraih kemenangan dramatis atas wakil India Ayush Shetty pada babak 32 besar.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Richie Duta membawa modal kepercayaan diri yang tinggi setelah sukses mengunci kemenangan dramatis 3-2 untuk Indonesia atas Tailan.
Indonesia mengalahkan Tailan dengan skor 3-2 di laga perempat final BATC 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved