Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Misi Penebusan Dejan/Bernadine: Melaju Jauh di Orleans Masters 2026

Basuki Eka Purnama
19/3/2026 04:13
Misi Penebusan Dejan/Bernadine: Melaju Jauh di Orleans Masters 2026
Ganda campuran Indonesia Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindiya Wardana.(X @INABadminton)

GANDA campuran bulu tangkis Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana, mengawali langkah mereka di Orleans Masters 2026 dengan ambisi besar. 

Setelah mencatatkan hasil yang kurang memuaskan di dua turnamen pembuka musim ini, Dejan/Bernadine bertekad menjadikan ajang di Prancis ini sebagai momentum kebangkitan.

Tekad tersebut langsung dibuktikan di lapangan. Bertanding di Palais des Sports, Rabu (18/3), pasangan tersebut sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar setelah menundukkan wakil India, Dhruv Kapila/Tanisha Crasto, melalui permainan dua gim langsung dengan skor 21-14 dan 21-18.

Belajar dari Kegagalan di Tailan dan Swis

Kemenangan ini menjadi sangat krusial bagi Dejan/Bernadine mengingat performa mereka yang sempat menurun di awal tahun. 

Sebelumnya, langkah mereka terhenti lebih awal di ajang Tailan Masters (Super 300) dan Swis Terbuka 2026. 

Dejan mengakui bahwa kekalahan di turnamen sebelumnya memberikan motivasi tambahan bagi mereka untuk tampil lebih solid kali ini.

“Pekan lalu, hasilnya kurang baik walaupun memang bertemu teman sendiri. Makanya di sini kami bertekad untuk tampil lebih baik dan mendapat hasil yang lebih baik juga,” ungkap Dejan melalui keterangan resmi PP PBSI.

Ia menambahkan bahwa fokus utama mereka saat ini adalah memaksimalkan setiap peluang yang ada dengan memberikan performa terbaik di setiap babak.

Kunci Kemenangan: Komunikasi dan Adaptasi Lapangan

Menghadapi pasangan India, Dejan/Bernadine tampil dominan sejak awal laga. Dejan menjelaskan bahwa kunci keberhasilan mereka terletak pada penguasaan pola permainan dan adaptasi yang cepat terhadap kondisi teknis di arena pertandingan.

“Alhamdulillah babak pertama bisa dilewati dengan baik. Saya lebih fokus ke permainan sendiri dulu, terutama menyesuaikan kondisi lapangan dan shuttlecock, tapi tetap komunikasi dengan Bernadine dan itu berjalan sesuai rencana,” jelas Dejan.

Senada dengan pasangannya, Bernadine mengungkapkan bahwa strategi menekan sejak awal menjadi pembeda dalam laga tersebut. Karakteristik bola yang cepat di Palais des Sports dimanfaatkan dengan baik untuk terus membombardir pertahanan lawan.

“Mungkin karena bolanya cukup kencang, jadi mereka juga tidak terlalu nyaman. Dari awal kami berusaha memaksa mereka bermain dengan pola kami dan terus menekan,” ujar Bernadine.

Tantangan di Babak Selanjutnya

Kemenangan ini membawa angin segar bagi skuat ganda campuran Indonesia di Orleans. 

Di babak 16 besar, Dejan/Bernadine sudah ditunggu oleh wakil Tiongkok, Zhu Yi Jun/Lia Qian. Pasangan tersebut melaju setelah mengalahkan Mihajlo Tomic/Anjela Vitman dari Serbia dengan skor 21-18 dan 21-15.

Pertandingan mendatang akan menjadi ujian konsistensi bagi Dejan/Bernadine untuk membuktikan bahwa mereka telah benar-benar bangkit dan siap bersaing di level tertinggi. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik