Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Kondisi Tangan Membaik, Raymond/Nikolaus Siap Hadapi Wakil Tuan Rumah di 16 Besar Orleans Masters

Basuki Eka Purnama
19/3/2026 04:24
Kondisi Tangan Membaik, Raymond/Nikolaus Siap Hadapi Wakil Tuan Rumah di 16 Besar Orleans Masters
Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin(X @INABadminton)

GANDA ganda putra bulu tangkis Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, menyatakan kesiapan mereka untuk berlaga di babak 16 besar Orleans Masters 2026. Unggulan kedua turnamen BWF World Tour Super 300 ini dijadwalkan akan menantang wakil tuan rumah, Mael Cattoen/Lucas Renoir, di Palais des Sports, Prancis, Kamis (19/3).

Kabar baik menyertai persiapan mereka setelah kondisi fisik Nikolaus Joaquin dilaporkan berangsur membaik. 

Sebelumnya, masalah kapalan di tangan Nikolaus sempat menjadi kendala serius yang mengganggu performanya dalam beberapa turnamen terakhir. Meski belum pulih 100%, Nikolaus merasa situasinya saat ini jauh lebih terkendali.

“Hal positif yang bisa diambil pastinya bersyukur bisa menang dan kapalan saya yang kemarin cukup mengganggu sudah mendingan walau masih ada terasa sakit,” ungkap Nikolaus melalui keterangan tertulis resmi dari PBSI.

Perbaikan kondisi tersebut dinilai menjadi modal krusial bagi pasangan muda Indonesia ini. 

Dengan rasa sakit yang mulai berkurang, Nikolaus diharapkan dapat menjaga fokus dan stabilitas permainan saat menghadapi tekanan di lapangan nanti.

Waspadai Dukungan Publik Prancis

Di sisi lain, Raymond Indra menekankan pentingnya kewaspadaan ekstra. Melawan wakil Prancis di rumah mereka sendiri tentu memberikan tantangan mental tersendiri. Dukungan penuh dari publik Palais des Sports diprediksi akan meningkatkan kepercayaan diri pasangan Cattoen/Renoir.

Sebelum memastikan tiket ke babak 16 besar, Raymond/Nikolaus tampil cukup dominan di babak pertama. Mereka berhasil menundukkan wakil Singapura, Donovan Willard Wee/Jia Hao Howin Wong, dalam dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-16.

Peluang dan Target Maksimal

Meski menyandang status sebagai unggulan kedua, Raymond menegaskan bahwa mereka tidak ingin terbebani oleh ekspektasi tersebut. Ia justru melihat turnamen ini sebagai momentum emas untuk meraih prestasi maksimal, mengingat peta persaingan yang berbeda dibandingkan turnamen level atas lainnya.

“Kalau dilihat memang persaingan di sini tidak seketat di All England atau Swiss Open dan kami mau memanfaatkan kesempatan ini, kami mau lebih maksimal. Tapi tetap tidak boleh dijadikan beban sebagai unggulan kedua,” tegas Raymond.

Guna melangkah lebih jauh, Raymond menambahkan bahwa mereka masih harus meningkatkan konsentrasi dan memperbaiki beberapa detail teknis permainan. Kedisiplinan di lapangan akan menjadi kunci utama jika mereka ingin mengamankan posisi di babak perempat final. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik